Diskes Lampung Tengah Ingatkan Warga Waspada ISPA, Iritasi Mata dan Gangguan Kulit akibat Abu GAK
taryono September 08, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Warga Lampung Tengah diminta mewaspadai potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan gangguan kulit. 

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik, Kasus ISPA di Puskesmas Satelit Sempat Capai 29 Pasien Sehari

Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Tengah memastikan seluruh puskesmas telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak kesehatan tersebut.

Kepala Diskes Lampung Tengah, dr. Josi Harnos, MARS, mengatakan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui jaringan puskesmas di wilayah Lampung Tengah.

"Sejauh ini belum ada laporan dari puskesmas-puskesmas terkait masyarakat yang sakit terdampak langsung abu vulkanik. Namun, seluruh jajaran fasilitas kesehatan di Lampung Tengah tetap bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi munculnya kasus ISPA, iritasi mata, maupun gangguan kulit," ujar dr. Josi, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kesiapsiagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat paparan debu vulkanik dapat mengganggu kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah terus memantau kondisi di lapangan, termasuk pergerakan arah angin bersama BMKG dan Pos Pengamatan GAK.

Plt Kepala BPBD Lampung Tengah, Ricky Augusta, mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap memperhatikan perkembangan kondisi udara dan jarak pandang.

"Kami mengimbau warga Lampung Tengah untuk tidak panik, namun tetap waspada dan patuh pada instruksi resmi. Tim kami di lapangan terus memantau pergerakan arah angin bersama BMKG serta memastikan personel siap diturunkan jika terjadi penumpukan abu di permukiman," kata Ricky.

Untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dan kacamata pelindung ketika harus beraktivitas di luar rumah. 

Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan.

Warga juga diimbau menutup pintu dan jendela rumah serta melindungi tempat penampungan air dan makanan agar tidak terkena abu. 

Saat membersihkan halaman maupun kendaraan, abu sebaiknya terlebih dahulu dibasahi dengan air untuk mencegah debu kembali beterbangan.

Apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, masyarakat dapat mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan. 

Sementara dalam kondisi darurat bencana, warga dapat menghubungi Call Center BPBD Lampung Tengah di nomor 0725-5263-363 atau WhatsApp 0813-7909-5572 atas nama Jamilludin.

(Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.