Kondisi Miris Pasar Kapar Tabalong Kalsel Pasca Hujan Turun Disertai Angin Kencang
Edi Nugroho September 08, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG -  Kondisi miris Pasar Kapar Tabalong pasca ada  turun hujan disertai angin kencang

Tirai pelindung bagian atas bangunan Pasar Kapar, di Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, ambruk, Selasa (8/9/2026) sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Ambruknya tirai pelindung itu saat terjadinya hujan yang turun dengan deras disertai angin kencang yang sempat melanda Desa Kapar dan sekitarnya.

Hujan sendiri sore itu memang turun di sebagian wilayah Kabupaten Tabalong, namun masih belum merata dan dalam durasi yang tidak lama.

Baca juga: Perkembangan Kasus Pembakaran Lahan di Wilayah HSS Kalsel, Tersangka Pakai Alat Bambu

Baca juga: Nasib Rombongan Pelajar dan Guru Kecelakaan di Sungai Raya HSS Kalsel, Bember Depan Mobil Rusak

Adapun tirai pelindung Pasar Kapar yang ambruk itu berukuran sekitar 6 x 5 meter, terbuat dari material baja ringan yang dicat berwarna cokelat dan dilengkapi atap plastik mika.

Sesuai fungsinya tirai tersebut dibuat sebagai pelindung untuk menahan tempias air hujan agar tak masuk ke bagian dalam.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian memang sedang terjadi hujan disertai angin kencang di area Pasar Kapar.

Kondisi tersebut mengakibatkan tirai pelindung bagian atas bangunan pasar terlepas dan jatuh menimpa meja pedagang yang berada di bawahnya.

Tirai yang terlepas tersebut kemudian tersangkut pada kabel listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menjelaskan, saat peristiwa terjadi tidak terdapat aktivitas masyarakat di bawah bagian tirai yang ambruk.

"Sehingga dipastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," katanya.

Disampaikannya, personel kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan.

Juga meminta keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengamankan kabel listrik yang terdampak.

Kemudian keterangan dari Kepala UPT Pasar Kapar, Rusdi, dipastikan tirai yang ambruk tersebut merupakan bagian dari bangunan Pasar Kapar dan bukan merupakan bangunan tambahan yang dibuat pedagang.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang serta menghindari berada di sekitar bangunan atau struktur yang berpotensi mengalami kerusakan," katanya.    

Angin Kencang Bisa Bikin Rumah Rusak, Begini Cara Melindunginya

Terpaan angin kencang merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan rumah yang sering dijumpai di Indonesia.

Meskipun terlihat sepele, tapi jika tidak tertangani dengan baik angin kencang bisa menyebabkan kerusakan parah pada hunian.

Untuk mengantisipasi bahaya pada hunian, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan sejak dini.

Berikut beberapa di antaranya:

Perbaiki bagian rumah yang rusak

Rawat rumah Anda dan perbaiki hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada rumah Anda ketika terjadi tiupan angin kencang.

Misalnya papan pagar yang longgar atau sirap atap yang terlepas. Hal ini diperlukan untuk mencegah biaya perbaikan yang lebih maha.

Lakukan pemeriksaan rutin dan cek bagian mana dari rumah Anda yang harus segera diperbaiki.

Bila belum ada dana untuk mengganti secara keseluruhan, lakukan perbaikan sementara untuk mencegah bagian yang rusak terlepas dan beterbangan.

Amankan barang-barang luar ruangan

Barang-barang yang biasa Anda letakkan di luar ruangan seperti furnitur, alat pemanggang daging, tempat sampah/dan peralatan olahraga dapat menjadi barang berbahaya bila dihempaskan oleh angin kencang.

Ketika Anda melihat akan terjadinya tiupan angin kencang, pastikan Anda sudah memasukan barang-barang tersebut ke dalam rumah.

Parkirkan mobil Anda jauh dari pohon, lampu jalan, dan kabel listrik. Jika memungkinkan, parkirlah di dalam area garasi.

Periksa pohon dan semak

Angin kencang dan ranting-ranting yang lepas adalah kombinasi yang buruk untuk keselamatan sebuah hunian.

Bila memiliki pohon di sekitar rumah, pastikan mereka berada dalam kondisi baik dan tebang pohon yang sudah mati sebelum merusak.

Jika Anda tidak bisa memotong cabang sendiri, sewalah seorang profesional.

Identifikasi titik masuk angin yang rentan

Rumah memiliki 4 titik lemah yakni atap, jendela, pintu, dan garasi. Jika mereka dalam kondisi buruk, mereka bisa rusak parah dalam badai angin.

Atap sangat rentan terhadap angin kencang. Karena itu, periksa titik lemah rumah Anda secara teratur dan segera lakukan perbaikan bila ditemukan ada bagian yang rusak.

Sebelum badai, pastikan semua pintu dan jendela tertutup dan terkunci agar Anda dan keluarha bisa merasa aman di dalam rumah.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman/kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.