Timnas Indonesia U-20 tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (8/9/2026) setelah memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027.
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menyebut kelolosan ke Piala Asia U-20 menjadi pencapaian terpenting bagi skuad Garuda Nusantara. Setelah kembali ke Indonesia, Nova akan berkoordinasi dengan PSSI untuk menyusun program persiapan menuju turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
“Semoga berjalan dengan baik dan semoga ke depannya setelah ini kita akan melakukan koordinasi lagi dengan PSSI mengenai rencana program kita ke depan menuju ke Piala Asia,” ujar Nova Arianto di Bandara Soekarno-Hatta.
Timnas Indonesia U-20 sebelumnya menjalani babak kualifikasi dengan perjalanan yang tidak sepenuhnya mulus. Skuad asuhan Nova Arianto mengawali kiprah dengan hasil imbang melawan Malaysia sebelum meraih kemenangan atas Laos dan Australia.
Kemenangan 2-0 atas Australia di New Laos National Stadium, Vientiane, Minggu (6/9/2026), menjadi salah satu hasil penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-20. Hasil tersebut sekaligus membantu Garuda Nusantara memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027.
Nova Arianto mengakui, hasil imbang pada pertandingan pertama menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Namun, ia bersyukur para pemain mampu menjaga kondisi psikologis dan mental sehingga dapat bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Kita sudah masuk di turnamen, pastinya kita menjaga secara psikologi dan mental pemain. Memang kita tahu di pertandingan pertama sebenarnya kita bisa menang, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita,” katanya.
Menurutnya, kemenangan atas Australia menjadi titik balik bagi Timnas Indonesia U-20 dalam perjuangan mereka di babak kualifikasi.
“Saya bersyukur pemain mempunyai mental yang baik, mempunyai psikologi yang baik. Mereka mau bekerja keras lawan Australia, dan itu menjadi titik balik kita di kualifikasi kemarin. Sekali lagi kita bersyukur kita bisa menang,” ujarnya.
Kemenangan atas Australia juga menjadi catatan tersendiri bagi Nova. Namun, ia menegaskan keberhasilan Timnas Indonesia U-20 lolos ke Piala Asia jauh lebih penting dibandingkan pencapaian pribadinya.
“Pastinya senang, tetapi itu menjadi nomor sekian menurut saya. Yang penting adalah bagaimana Timnas Indonesia U-20 bisa lolos ke Piala Asia, itu menjadi hal yang lebih penting,” tambahnya.
Kepulangan Timnas Indonesia U-20 ke Jakarta berlangsung di tengah gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Nova mengungkapkan sempat ada sejumlah opsi lokasi pendaratan apabila Bandara Soekarno-Hatta belum dapat kembali melayani penerbangan.
“Kalau extend enggak ada. Memang dari awal PSSI juga merencanakan datang di hari ini. Saya bersyukur situasinya sudah lebih baik sehingga kita bisa mendarat di Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, Yogyakarta dan Surabaya sempat menjadi opsi pendaratan bagi rombongan Timnas Indonesia U-20.
“Saya bersyukur kita bisa mendarat di Jakarta,” lanjutnya.
Setelah kembali ke Tanah Air, Nova akan berkoordinasi dengan PSSI mengenai program lanjutan Timnas Indonesia U-20. Program tersebut mencakup persiapan menuju Piala Asia U-20 2027, termasuk agenda pemusatan latihan dan pertandingan uji coba.
“Agendanya setelah ini kita akan berbicara dengan PSSI mengenai rencana program ke depan, termasuk dengan koordinasi dengan coach sebagai lead-nya dari Timnas Indonesia U-20,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyambut kedatangan Timnas U-20 di Bandara Soekarno-Hatta. Yunus mengatakan Ketua Umum PSSI meminta dirinya menjemput langsung para pemain sekaligus menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mereka.
“Ketua Umum PSSI sangat bangga dengan apa yang dihasilkan oleh coach Nova dan anak-anak. Saya tadi sudah menyampaikan salam dari Ketua Umum,” katanya.
PSSI juga meminta Nova segera menyusun program persiapan Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027. Program tersebut antara lain mencakup rencana pemusatan latihan dan pertandingan uji coba.
“Segera buatkan program yang terbaik. Mungkin akan try out ke mana, uji coba di mana. Tentu kita juga memberikan semua kelonggaran persiapan program kepada coach,” ujarnya.
Yunus juga meminta para pemain kembali ke klub masing-masing setelah tugas bersama tim nasional selesai. Para pemain diminta tetap disiplin dan menjaga kondisi fisik.
“Saya tadi menyampaikan kepada anak-anak untuk disiplin kembali ke klub dan tentu untuk menjaga diri mereka. Mereka adalah masa depan sepak bola Indonesia,” kata Yunus.
Ia berharap para pemain Timnas Indonesia U-20 terus berkembang dan menjadi bagian penting dari masa depan sepak bola Indonesia.
“Kita lihat bersama mereka sangat membanggakan. Tentu ini menjadi harapan kita bersama bahwa anak-anak kita memiliki harapan yang besar untuk sepak bola Indonesia di hari-hari yang datang,” pungkasnya.