Grid.ID - Sengketa hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan. Pihak Sarwendah menyebut ada persoalan pemeriksaan kesehatan yang membuat mediasi kedua pihak gagal.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan permintaan tes kesehatan memiliki alasan. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan upaya memberikan perlindungan kepada anak.
"Klien kami secara undang-undang, karena kita sudah punya sejarah, punya latar belakang terkait masalah kesehatan, wajar seorang ibu untuk memberikan perlindungan kepada anak. Kita enggak tiba-tiba saja untuk minta pengecekan kesehatan, tidak, dan itu diatur oleh undang-undang," ungkap Chris Sam Siwu di SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).
Saat ditanya alasan Ruben disebut menolak tes kesehatan, Chris mengaku belum mengetahui jawabannya. Ia mengatakan penolakan tersebut disampaikan langsung saat proses mediasi di hadapan hakim.
"Itu yang kita bingung. Pada saat ditanya, tidak mau, akhirnya dipisahkan tuh waktu itu," jelas Chris.
Chris kemudian menjelaskan latar belakang permintaan pemeriksaan tersebut. Ia mengaitkannya dengan percakapan pribadi Sarwendah dan Ruben yang sebelumnya sempat tersebar ke publik oleh kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang.
"Penyakit tiga huruf ini bisa terbuka, bisa menjadi konsumsi publik karena tidak sengajanya ter-spill sebuah chatting-an klien kami kepada kliennya Bang Minola, yang isinya adalah bagaimana kliennya Bang Minola untuk meminum obat, menanyakan," beber Chris.
Chris menegaskan pihaknya tidak pernah sengaja menyebarkan informasi tersebut. Ia menyebut isu itu sudah lebih dulu beredar dan diketahui publik.
"Penyakit tiga huruf bukan dari kami. Semua netizen bisa melihat, semua media juga tahu, bahwa penyakit tiga huruf ini bisa terbuka karena tidak sengajanya ter-spill," tegas Chris.
Chris kemudian menjelaskan alasan lain di balik permintaan audit kesehatan. Setelah perceraian, Sarwendah disebut tidak lagi bisa memantau kondisi kesehatan Ruben secara langsung.
"Setelah perceraian, tentunya klien kami tidak lagi bisa melihat apakah minum obatnya rutin, pengecekan darahnya rutin. Sehingga dari situlah kami juga berinisiatif menyampaikan juga bahwa sebaiknya juga dilakukan audit kesehatan," pungkas Chris.