TRIBUNNEWS.COM - Penyelenggaraan Asian Games 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai rencana meski Jepang sempat dilanda hujan deras dan banjir.
Asian Games 2026 akan diselenggarakan di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Namun jelang 10 hari penyelenggaraan, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Nagoya, Selasa (8/9/2026).
Curah hujan sekitar 104 mm dalam satu jam menyebabkan jalan dan sejumlah area tergenang.
Akibatnya, sekitar 400 atlet dan anggota staf Asian Games 2026 yang menempati hunian sementara di kawasan Garden Pier, Nagoya, turut terdampak.
Mereka diketahui tinggal di kontainer yang telah dimodifikasi menjadi unit hunian sementara karena Asian Games 2026 tidak menyediakan perkampungan atlet khusus.
Dikutip dari Aljazeera, seorang pejabat dari Otoritas Pelabuhan Nagoya mengatakan ratusan atlet yang berada di area tersebut diperintahkan untuk berpindah ke lokasi yang lebih aman.
Evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Namun kini para atlet telah diperbolehkan kembali ke Garden Pier.
Baca juga: Prabowo Lepas 432 Atlet yang Akan Berlaga di Asian Games Nagoya Jepang
Selain berdampak pada atlet dan staf, hujan deras juga menyebabkan air masuk ke sejumlah lokasi pertandingan.
Beberapa fasilitas dilaporkan mengalami kebocoran pada bagian atap.
Meski begitu, kondisi tersebut dinilai tidak sampai mengganggu penyelenggaraan kompetisi secara keseluruhan.
Kepastian itu disampaikan oleh Wali Kota Nagoya, Ichiro Hirosawa.
"Kami tidak khawatir tentang kondisi tempat penyelenggaraan, dan kami yakin tidak ada masalah dalam menyelenggarakan Asian Games sesuai rencana," katanya kepada wartawan pada Rabu (9/9/2026).
Hirosawa menambahkan, dampak hujan terhadap berbagai venue masih tergolong terbatas.
Ia memastikan persiapan menuju upacara pembukaan tetap berlangsung.
"Dampaknya memang terbatas, seperti air hujan yang bocor dari atap beberapa bangunan, tetapi situasinya tidak begitu serius sehingga pembukaan pada tanggal 19 terancam untuk saat ini."
"Mengingat situasi saat ini, saya yakin tidak akan ada hambatan untuk menyelenggarakan Asian Games," tambahnya.
Baca juga: Reidel Toiran Tebar Optimisme, Timnas Voli Putra Indonesia Bidik Medali di Asian Games 2026
Asian Games 2026 secara resmi akan dibuka pada 19 September mendatang.
Namun, beberapa cabang olahraga dijadwalkan memulai pertandingan lebih awal, termasuk bola basket yang mulai bergulir pada Kamis (17/9/2026).
Penyelenggara tetap menjalankan agenda kompetisi sesuai jadwal meski prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari ke depan.
Lebih dari 17.000 atlet dan ofisial diperkirakan ambil bagian di Asian Games 2026.
Jumlah tersebut bahkan disebut lebih besar dibandingkan peserta Olimpiade.
Sedangkan untuk kontingen Indonesia berjumlah 432 atlet yang tersebar ke dalam 35 cabang olahraga (cabor).
Daftar 35 cabor yang diikuti kontingen Indonesia meliputi panahan, atletik, akuatik, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano/kayak, dayung, balap sepeda, esports, berkuda, anggar, golf, senam, hoki, judo, karate, pentatlon modern, padel, sepak takraw.
Lalu ada menembak, skateboard, panjat tebing, selancar, squash, taekwondo, tenis meja, tenis, teqball, triatlon, bola voli, angkat besi, gulat, wushu, dan combat sports.
(Tribunnews.com/Isnaini)