Liputan6.com, Jakarta - Putri Leonor dari Spanyol memulai hari pertamanya sebagai mahasiswa dengan penampilan yang jauh dari kesan formal kerajaan. Tiba di Carlos III University of Madrid, Getafe, pada Senin, 7 September 2026, Putri Asturias itu memilih outfit kasual yang membuatnya terlihat seperti mahasiswi pada umumnya.
Leonor tampil mengenakan jeans biru tua berpotongan wide-leg dan blouse putih dari Zara. Pilihan tersebut memberikan kesan sederhana, tapi tetap rapi saat ia memasuki lingkungan kampus yang akan menjadi bagian dari kesehariannya selama empat tahun mendatang.
Pilihan busana Leonor mencuri perhatian karena tampilannya terasa lebih santai dibandingkan gaya yang biasa ia kenakan dalam agenda resmi. Jeans wide-leg berwarna biru gelap memberikan siluet longgar dan nyaman untuk aktivitas sepanjang hari.
Warna denim yang pekat juga menjaga penampilan tetap terlihat polished tanpa membuatnya tampak terlalu formal. Sementara itu, atasan berwarna netral menghadirkan tampilan bersih dan klasik yang membuat keseluruhan outfit tetap terlihat elegan.
Sneakers putih menjadi pilihan alas kaki untuk melengkapi gaya hari pertamanya. Pilihan tersebut memperkuat nuansa kasual, sekaligus terasa sesuai dengan suasana universitas. Leonor tidak mengenakan sepatu formal atau aksesori berlebihan yang dapat membuat penampilannya terlihat seperti bagian dari agenda kerajaan.
Tas hitam berukuran besar turut melengkapi penampilannya. Aksesori tersebut memberikan kesan praktis yang identik dengan kebutuhan mahasiswa, sekaligus menjaga keseluruhan gaya tetap clean dan understated.
Satu detail mewah tetap terlihat dari aksesori yang dikenakan Leonor. Ia memilih kalung Elsa Peretti Open Heart dari Tiffany & Co. Perhiasan tersebut memberikan aksen elegan di tengah padu padan busana yang sederhana, melansir Town & Country, Rabu (9/9/2026).

Kombinasi tersebut membuat gaya Leonor terasa effortless. Ia tidak terlihat seperti sedang mengenakan busana khusus untuk tampil di hadapan media. Penampilannya justru memperlihatkan pendekatan yang lebih santai, dengan item fesyen yang mudah ditemukan dan dikenakan untuk kegiatan sehari-hari.
Kesan tersebut semakin kuat ketika Leonor beraktivitas di area kampus. Ia menyapa jajaran pimpinan universitas sebelum melayani pertanyaan singkat dari wartawan.
Sikapnya yang santai berpadu dengan pilihan busana yang sederhana, menciptakan gambaran berbeda dari sosok Putri Asturias yang biasanya hadir dalam acara kenegaraan atau agenda keluarga kerajaan.
Momen ini juga menandai Leonor resmi meninggalkan seragam militer untuk memasuki suasana akademik. Ia akan mempelajari Ilmu Politik bersama sekitar 40 mahasiswa dalam kelompok studi yang sama.

Leonor mengikuti kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang sama dengan mahasiswa lainnya. Program tersebut mencakup hukum konstitusi dan administrasi, sejarah, teori politik, sosiologi, humaniora, serta politik Spanyol, Eropa, dan internasional.
Pilihan Ilmu Politik memiliki kaitan dengan perannya sebagai calon ratu Spanyol. Pengetahuan mengenai pemerintahan, konstitusi, politik, dan hubungan internasional akan menjadi bagian dari persiapannya menghadapi tanggung jawab pada masa depan.
Sebelumnya, Putri Leonor telah mengukir rekor baru dalam sejarah monarki modern di negaranya. Akhir tahun lalu, ia berhasil menyelesaikan penerbangan solo pertamanya di Akademi Udara Umum (AGA) yang berlokasi di San Javier, Murcia.

Pencapaian itu diumumkan secara resmi oleh House of the King, situs web kerajaan, yang menampilkan momen heroik sang putri saat mengendalikan pesawat Pilatus PC-21 sendirian. Langkah tersebut menjadikannya perempuan pertama dari Kerajaan Spanyol yang berhasil menerbangkan pesawat militer tanpa didampingi instruktur.
Ini disebut "pencapaian yang menandai kematangan mental dan keterampilannya di dunia kedirgantaraan." Melansir Vanity Fair, 24 Desember 2025, keberhasilan ini dicapai Leonor pada bulan ke-4 masa pelatihannya sebagai perwira di Angkatan Darat Udara dan Luar Angkasa.
Penerbangan solo tersebut, yang dalam istilah militer disebut sebagai "pelepasan," berlangsung dengan aman pada Kamis, 18 Desember 2025. Hal ini membuktikan bahwa Leonor benar-benar memiliki kualifikasi teknis yang mumpuni untuk mengoperasikan pesawat latih canggih di bawah standar militer Spanyol yang ketat.