TRIBUNKALTARA.COM - Momen Josep Martinez menangis usai lakukan blunder fatal melawan Real Madrid di Liga Champions, kiper Inter Milan ini tunjukkan reaksi berkelas.
Malam yang berat menghampiri kiper Inter Milan, Josep Martinez pada matchday 1 Liga Champions, Rabu (9/9/2026).
Pulang ke tanah Spanyol untuk menghadapi Real Madrid yang notabene jawara Liga Champions, penjaga gawang 28 tahun ini memulai laga dengan gugup.
Di bawah tekanan suporter yang menggema di Stadion Santiago Bernabeu, serta serangan kilat para pemain Los Blancos, Josep Martinez melakukan kesalahan fatal.
Mimpi buruknya terjadi pada menit 23, saat bermain-main dengan bola di area gawang.
Baca juga: Komentar Terbaru Cristian Chivu usai Inter Milan Kalah Lawan Real Madrid di Liga Champions
Kiper yang pernah menimba ilmu di akademi Barcelona ini terlihat ragu saat berusaha mengontrol bola di depan gawang sendiri.
Ia malah kehilangan bola yang dengan cepat direbut Fede Valverde untuk menggandakan keunggulan Real Madrid menjadi 2-0
Meski Inter Milan sempat memperkecil ketertinggalan lewat Carlos Augusto, skor akhir tetap tak berpihak pada Nerazzurri.
Inter harus pulang tanpa poin dalam kampanye Liga Champions 2026/2027.
Melalui Instagram pribadinya, Josep Martinez tak tinggal diam dan menegaskan dirinya mengambil tanggungjawab atas blunder fatal tersebut.
"Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya pada gol kedua," tulis Josep Martinez.
"Kami tidak boleh memberi dua gol seperti itu kepada tim seperti Real Madrid yang tidak memaafkan kesalahan. Kami semua kecewa karena saya yakin tim bermain sangat baik dan pantas membawa hasil positif ke Milan," lanjutnya.
Setelah blunder tersebut, mata Josep Martinez tampak berkaca-kaca, sembari menutupi wajahnya dengan jersey.
Ia tak percaya memberikan gol mudah untuk lawan sekelas Los Blancos di Liga Champions.
Tetapi tangisan itu hanya beberapa detik, sembari meluapkan kekesalannya dengan berteriak dan menyemangati rekan-rekannya.
Baca juga: 5 Fakta Jelang Reuni Jose Mourinho dan Chivu saat Real Madrid vs Inter Milan di Liga Champions
Meski tercoreng dengan blunder, kiper bertinggi badan 191cm ini secara umum menunjukkan performa gemilang.
Andai pelatih Cristian Chivu menariknya keluar lapangan di babak kedua, Inter bisa saja kebobolan lebih banyak gol.
Pasalnya, Josep Martinez langsung menunjukkan respons impresif setelah blunder konyol untuk gol Real Madrid.
Kiper yang akrab disapa Pepo ini tampil lebih baik dan melakukan beberapa penyelamatan berkualitas.
Termasuk double save spektakuler menjelang akhir babak pertama, dengan menahan tembakan Kylian Mbappe lalu mengantisipasi rebound Jude Bellingham di kotak penalti.
Secara statistik, Josep Martine mampu menciptakan 6 penyelamatan krusial, yang membuat lini depan Los Blancos frustrasi.
Ia seolah membalas kesalahannya dengan sikap yang bagus dan kepercayaan diri tinggi.
"Tidak ada perjalanan tanpa jatuh dan kesalahan, baik dalam sepak bola maupun kehidupan. Bangkit dari momen sulit seperti kemarin membentuk kepribadian kuat yang dibutuhkan untuk membela warna seragam ini," tulis Josep Martinez.
Baca juga: Inter Milan Datangkan Kiper Baru, Josep Martinez akan Periksa Kesehatan Besok
Baginya, kejadian di Bernabeu adalah kesalahan besar pertama Josep Martinez sejak bergabung dengan Inter Milan.
Ia telah melakoni 25 pertandingan bersama Nerazzurri, dengan jumlah kebobolan 21 gol dan hanya sebagai penjaga gawang pelapis dua musim terakhir.
Pascakepergian Yann Sommer, Chivu baru mempercayakan tempat utama di bawah mistar gawang pada Josep Martinez musim ini.
Sebagai seorang kiper yang bermodalkan satu penampilan di Liga Champions musim lalu, tentu sangat sulit mengatasi tekanan di markas Real Madrid.
Tetapi setidaknya, momen ini menjadi pelajaran berharga bagi mantan penjaga gawang Genoa tersebut untuk meningkatkan kemampuannya.
"Kita belajar, tumbuh, berusaha memperbaiki diri, dan terus maju — selalu bersama dan bersatu. Forza Inter," tulis Josep Martinez.
Reaksinya di Instagram tersebut mendapat dukungan cinta dari rekan-rekannya di Inter Milan, seperti Marcus Thuram, Di Gennaro, Hakan Calhanoglu, Carlos Augusto, hingga Yann Bisseck.
Sementara itu, Cristian Chivu justru pasang badan terhadap kiper Inter Milan. Pelatih asal Rumania ini enggan menyoroti blunder konyol Josep Martinez.
Ia lebih terkesan dengan reaksi sang penjaga gawang yang bangkit menembus kesalahan seusai aksi memalukan itu.
"Mengapa harus menyalahkannya (Martinez)? Setelah kesalahan itu, Pepo menunjukkan reaksi seorang kiper kelas atas," kata Cristian Chivu seusai laga.
Chivu berpendapat, Josep Martinez berhasil menguasai diri dan melakukan tugas yang seharusnya, dengan tidak terus-terusan dihantui kesalahan.
"Dia tetap fokus dan melakukan beberapa penyelamatan gemilang. Bagi saya, yang terpenting adalah reaksi, mengangkat kepala, dan kembali percaya diri. Itu yang saya nilai," ungkap pelatih 45 tahun ini.
Komentar tersebut menjadi sinyal bahwa Josep Martinez tidak akan kehilangan tempatnya pada akhir pekan nanti.
Sama seperti yang pernah dilakukannya musim lalu saat membela Yann Sommer dari kritikan tajam.
Besar kemungkinan, Chivu masih mempercayakan peran penjaga gawang utama Inter Milan pada kiper yang dibeli dari Genoa seharga 14 juta euro ini.
(*)
(TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K)