- Iran kembali melancarkan serangan rudal ke arah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah pada Rabu (9/9).
Kali ini, sasaran Iran adalah Pangkalan Udara Muwaffaq Salti atau Al-Azraq di Yordania.
Mengutip Al Mayadeen pada Jumat (11/9), serangan tersebut dilaporkan menghantam salah satu fasilitas penting militer AS di kawasan.
Pangkalan yang berada di sebelah timur Amman itu menjadi tempat beroperasinya sejumlah pesawat tempur AS.
Saat serangan Iran terjadi, sejumlah aset udara AS dilaporkan masih berada di pangkalan tersebut.
Seorang pejabat AS kemudian mengungkapkan adanya kerusakan pada beberapa pesawat militer.
Informasi itu disampaikan pejabat AS kepada Reuters setelah serangan rudal Iran berlangsung.
Salah satu pesawat yang terkena adalah A-10 Thunderbolt II atau Warthog.
Pesawat serang tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga kehilangan bagian sayapnya.
Selain A-10, sekitar delapan pesawat tempur F-15 juga dilaporkan ikut mengalami kerusakan.
Pejabat AS menyebut kerusakan pada delapan pesawat F-15 tersebut tergolong ringan.
Meski demikian, serangan itu membuat total sembilan pesawat militer AS dilaporkan mengalami kerusakan.
Pesawat-pesawat F-15 yang terdampak kemudian disebut telah dikembalikan ke layanan.
Pangkalan Al-Azraq sendiri merupakan salah satu fasilitas udara utama yang digunakan AS di Yordania.
Pangkalan ini menjadi bagian penting dari jaringan operasi militer AS di kawasan Timur Tengah.
Serangan Iran pun kembali menunjukkan ancaman rudal terhadap pangkalan dan aset udara AS.
Sebelumnya, pasukan AS dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara untuk menghadapi serangan tersebut.
Namun, sejumlah pesawat tempur tetap dilaporkan mengalami kerusakan di area pangkalan.
Kini, kerusakan A-10 dan delapan F-15 menjadi salah satu dampak terbaru serangan Iran terhadap aset militer AS di Yordania.