Pemko Pekanbaru Borong 4 Penghargaan, DPRD Minta tak Jumawa, Buktikan Kinerja Bukan Sertifikat Aja
M Iqbal September 11, 2026 07:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - 4 Penghargaan yang disabet Pemko Pekanbaru dalam ajang 1st IMT-GT Green City Award 2026, diharapkan tidak hanya Piagam di atas kertas saja.

Namun lebih dari itu, harus dibuktikan dengan hasil di tengah masyarakat. Sehingga tidak menjadi ajang bangga-banggaan semata.

4 penghargaan yang diraih tersebut masing-masing Penghargaan Emas — Ranking 1 Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan, Penghargaan Perak — Ranking 2 Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan, Penghargaan Perunggu — Ranking 3 Kategori Pengelolaan Sampah Padat, dan Sertifikat Pengakuan — Kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.

Anggota DPRD Pekanbaru M Sabarudi ST bahkan meminta, agar Pemko tidak jumawa atas predikat penghargaan tersebut.

"Kita apresiasi lah penghargaan tersebut, karena ada indikator penilaiannya. Apalagi ini pengakuan internasional. Tapi ingat, jangan berpuas diri, justru harus jadi tantangan ke depannya," kata Sabarudi kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (11/9/2026).

Disampaikan, penghargaan internasional tersebut harus menjadi tantangan, untuk membuktikan bahwa predikat Metropolitan Green City, bukan sekadar slogan atau penghargaan di atas kertas.

Bahkan diharapkan, penghargaan tersebut jangan sampai berhenti sebagai seremoni. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi energi baru bagi Pemko Pekanbaru, untuk memperkuat pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

"Yang paling penting adalah bagaimana konsep kota hijau ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pintanya.

Politisi senior PKS ini menyebut, ukuran keberhasilan sebuah kota hijau, bukan hanya dilihat dari penghargaan yang diterima pemerintah.

Tapi juga dari kondisi lingkungan dan kualitas pelayanan perkotaan, yang dirasakan langsung masyarakat.

Meski demikian, dia mendorong Pemko Pekanbaru terus membenahi berbagai persoalan perkotaan. Mulai dari pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, kualitas lingkungan, transportasi hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung konsep kota berkelanjutan.

"Jangan sampai masyarakat hanya melihat pialanya, tetapi tidak merasakan perubahan di lingkungan tempat mereka tinggal," ujarnya.

Lebih dari itu, Sabarudi berharap, agar penghargaan internasional yang diraih Pemko Pekanbaru, mampu menjadi pemicu, untuk menghadirkan kota yang tidak hanya memiliki citra hijau di tingkat internasional, tapi juga nyaman dan layak dihuni masyarakat. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.