Lima Remaja Diamankan Dini Hari, Polres Asahan Sita Celurit hingga Sajam Modifikasi
Arjuna Bakkara September 12, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN-Dini hari belum sepenuhnya sunyi ketika personel KRYD Polres Asahan bergerak ke Jalan Patimura, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kamis (10/9/2026).

Informasi yang diterima polisi menyebut sekelompok remaja diduga hendak melakukan tawuran. Personel segera menuju lokasi dan mengamankan lima remaja.

Pemeriksaan kemudian menemukan sejumlah senjata tajam. Di antaranya celurit berukuran panjang, parang atau pedang, pisau belati, serta senjata tajam modifikasi berbentuk gergaji berkait yang dipasang pada ujung galah atau tongkat panjang.

Kelima remaja bersama barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar sejak Rabu malam. Patroli dimulai sekitar pukul 22.00 WIB setelah Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., memimpin apel personel.

Dalam arahannya, Kapolres meminta anggotanya mengantisipasi berbagai gangguan keamanan yang kerap muncul pada malam hingga dini hari, mulai dari tawuran, geng motor, balap liar, penyalahgunaan narkoba, minuman keras hingga kejahatan jalanan.

“Pencegahan lebih kita utamakan. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran atau tindak pidana, lakukan tindakan secara profesional, proporsional dan sesuai ketentuan hukum. Tetap humanis, tetapi tegas,” kata Adi Dharma.

Puluhan personel kemudian menyisir sejumlah ruas jalan dan titik yang dinilai rawan di wilayah hukum Polres Asahan. Patroli antara lain melewati Jalan Sei Renggas, Gerbang Tol Kisaran, Simpang Perda Sidodadi, kawasan Pabrik Benang, Jalan Cokroaminoto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Imam Bonjol dan Jalan SM Raja.

Sebelum menemukan lima remaja di Jalan Patimura, petugas sempat memeriksa sekelompok remaja yang berkumpul di Taman Ma'dzijat. Saat itu, polisi tidak menemukan senjata tajam maupun barang berbahaya dari mereka.

Sekitar pukul 02.00 WIB, informasi mengenai kelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran di kawasan Jalan Patimura diterima personel KRYD. Petugas kemudian membagi tim untuk menyisir lokasi dan mendatangi titik yang diinformasikan.

Lima remaja akhirnya diamankan. Polisi juga menemukan senjata tajam yang kini menjadi bagian dari pemeriksaan untuk mengetahui kaitannya dengan dugaan rencana tawuran tersebut.

Kapolres Asahan mengatakan patroli malam tidak hanya ditujukan untuk melakukan penindakan. Menurut dia, kehadiran polisi juga menjadi upaya mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang dan memberikan pembinaan kepada anak-anak muda yang ditemukan berada di lokasi rawan.

“Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jaga sikap, etika dan keselamatan dalam bertugas. Kita cegah gangguan Kamtibmas sedini mungkin,” ujarnya.

Polres Asahan juga mengingatkan orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari. Pengawasan keluarga dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam mencegah anak terseret tawuran, geng motor maupun tindak kriminal.

KRYD berakhir sekitar pukul 03.18 WIB. Selama patroli berlangsung, polisi memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.(Jun-tribun-medan.com).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.