Diduga Curi Perhiasan Rp 130 Juta, Petugas Valet di Semarang Dipolisikan
GH News September 12, 2026 02:08 AM
Jakarta -

Warga bernama Salsabila (31) di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) kehilangan emas bernilai ratusan juta rupiah yang ditaruh di dalam mobil. Emas tersebut hilang setelah menggunakan jasa valet di sebuah restoran.

Salsabila kemudian melaporkan dua orang petugas valet ke polisi. Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Iya benar ada laporannya, saksi-saksi sudah diriksa (diperiksa). Selanjutnya sedang dilakukan lidik pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena dilansir detikJateng, Sabtu (12/9/2026).

Peristiwa hilangnya perhiasan itu sempat viral di media sosial. Salsabila menerangkan, kejadiannya berlangsung di sebuah restoran di Jalan Ahmad Yani Kota Semarang pada 12 Juli 2026 lalu.

Saat itu mobilnya yang berisikan sejumlah perhiasan harus menggunakan jasa valet lantaran parkiran yang penuh. Sebelum ke restoran, Salsabila bersama suami dan anaknya pergi ke sebuah toko perhiasan tak jauh dari tempat kejadian untuk menukar dan membeli beberapa perhiasan emas.

"Waktu kejadian itu kan tanggal 12 Juli itu memang saya habis dari toko emas. Saya kan beli dan tukar. Jadi karena beli dan tukar, saya tuh bawa satu kotak perhiasan saya itu beserta surat-suratnya," kata Salsabila saat dihubungi detikJateng, Jumat (11/9/2026).

"Terus saya ke tempat mertua saya. Dari tempat mertua saya itu, saya sempat ngecek semua perhiasannya masih ada lengkap dan sempat saya ganti-ganti juga. Jadi saya ada beberapa gelang, saya pilih salah satu gelangnya. Terus setelah itu saya masukan lagi ke dalam laci di depan mobil itu," lanjutnya.

Saat hendak pulang dari restiran, dia mengecek mobilnya dan memastikan kotak perhiasannya masih ada. Dia taksempat memastikan apakah di dalam kotak itu masih ada beberapa emas atau tidak.

Sesampainya di rumah, Salsabila menemukan kotak tersebut sudah tidak ada perhiasannya. Dia dan suaminya langsung mengecek mobil dan mendapati adanya sebuah anting di jok.

"Waktu sampai rumah saya buka kotak perhiasan itu udah kosong. Terus kita cepat-cepat ke mobil. Saya menemukan sebelah anting, Mas, di kursi saya," ucapnya.

Dia juga sempat menemui manajer restoran. Manajemen resto sempat menawarkan untuk menggeledah dua petugas valet yang sempat menghandle mobilnya.

Ternyata mereka menemukan adanya uang yang diperkirakan mencapai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta di dompet pegawai valet yang sempat membeli rokok. Namun petugas valet tersebut membantah uang itu terkait kasus tersebut.

Keesokan harinya pada 13 Juli 2026, Salsabila bertemu dengan manajemen valet. Dia mengklaim, pihak manajemen valet menyatakan tuduhannya tidak berdasarkan bukti.

Salsabila kemudian membuat laporan ke Polrestabes Semarang terhadap dua pegawai valet itu di hari yang sama. Pihak manajemen valet maupun resto, menurut Salsabila, mendukung langkahnya untuk ke ranah hukum.

"Terus kita laporan (ke polisi) lah. Laporan, bikin BAP, dan lain-lain. Iya, yang jadi terduga pelaku tuh dua orang. Karena dua orang ini yang megang mobil saya," ucapnya.

Baca selengkapnya di sini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.