Kami sudah menyiapkan sistem bentuk subsidi tepat dan ini untuk BBM dan elpiji

Yogyakarta (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga mengembangkan sistem biometrik dan memperkuat basis data untuk memastikan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi lebih tepat sasaran.

“Kami sudah menyiapkan sistem bentuk subsidi tepat dan ini untuk BBM dan elpiji,” kata Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto dalam temu media di Yogyakarta, Jumat.

Untuk elpiji bersubsidi, lanjut Eko, Pertamina telah memiliki sistem Merchant Apps Pertamina (MAP) yang mengharuskan konsumen memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) saat membeli elpiji 3 kg.

“Sekarang kami sedang kembangkan ke arah biometrik dengan Dukcapil. Kami lagi bekerja sama untuk bisa nanti transaksi elpiji dengan menggunakan biometrik,” ujarnya.

Eko mengatakan penerapan pembelian elpiji 3 kg menggunakan biometrik masih dalam tahap pengujian.

Sementara untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, Pertamina saat ini menggunakan kode batang melalui MyPertamina.

Menurut Eko, Pertamina juga bekerja sama dengan kementerian, lembaga, dan instansi terkait untuk memperkuat basis data kendaraan.

Penguatan basis data tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah mengatur pembelian BBM bersubsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

“Kami belum tahu kebijakannya nanti apakah menggunakan kebijakan pengaturan desil maupun tipe kendaraan. Kami sedang menunggu arahan dari pemerintah,” kata Eko.

Pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp210,1 triliun atau 65,87 persen dari total anggaran subsidi dalam APBN 2026 sebesar Rp318,9 triliun.

Jika digabung dengan kompensasi, total anggaran pemerintah untuk ketahanan energi mencapai Rp381,3 triliun.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pembatasan penyaluran Pertalite bersubsidi bagi masyarakat pada desil 9-10 masih menunggu validasi data.

Bahlil mengatakan pemerintah saat ini masih memeriksa ketepatan data desil masyarakat untuk memastikan kebijakan penyaluran Pertalite bersubsidi tepat sasaran.

Ia berharap pembaruan dan ketepatan data pembagian desil dapat mendukung tujuan pemerintah dalam memastikan penyaluran Pertalite bersubsidi sesuai sasaran.