Manchester United akhiri puasa gol Liga Champions selama 1.016 hari dengan kemenangan telak atas Sabah
Dewi Rahayu September 12, 2026 03:07 AM

Manchester United mengakhiri puasa gol mereka di Liga Champions selama 1.016 hari lewat kemenangan dominan atas Sabah.

Manchester United menandai kembalinya mereka ke kompetisi elite Eropa dengan cara yang meyakinkan, menghancurkan wakil Azerbaijan, Sabah, dalam pertandingan yang sepenuhnya berat sebelah di Old Trafford. Kemenangan impresif 4-0 itu bukan hanya memberi poin penting pada fase liga, tetapi juga secara resmi mengakhiri penantian menyedihkan selama 1.016 hari untuk mencetak gol di Liga Champions yang telah membayangi klub selama bertahun-tahun.

Mengakhiri kutukan Eropa

Manchester United akhirnya mengakhiri penantian panjang dan menyakitkan mereka untuk mencetak gol di Liga Champions UEFA. Sebelum laga melawan Sabah, klub tersebut telah melewati 1.016 hari tanpa mampu menjebol gawang lawan di turnamen utama antarklub Eropa itu.

Terakhir kali United merayakan gol di Liga Champions adalah pada 29 November, ketika Scott McTominay mencetak gol dalam hasil imbang 3-3 melawan Galatasaray pada fase grup 2023. Setelah gagal lolos ke kompetisi itu dalam dua musim sebelumnya dan menutup kampanye terakhir mereka dengan kekalahan 1-0 dari Bayern Munchen, tekanan untuk menampilkan performa yang menjadi pernyataan tegas pada laga comeback mereka begitu besar.

Cunha memicu pesta gol di Old Trafford

Momen pemecah kebuntuan datang sesaat sebelum laga memasuki menit ke-30 ketika Matheus Cunha membuka skor, seketika mengangkat beban berat dari pundak para pemain. Cunha memanfaatkan umpan silang akurat dari Patrick Dorgu untuk melepaskan tembakan jarak dekat ke sudut kiri atas gawang. Gol krusial ini membuka keran gol bagi Manchester United, yang kemudian dengan cepat mengambil kendali penuh atas pertandingan.

Bruno Fernandes menggandakan keunggulan tepat sebelum jeda, melepaskan tembakan presisi ke tengah gawang setelah menerima umpan tajam dari Youri Tielemans. Beberapa saat kemudian, Benjamin Sesko mencetak gol ketiga tepat di ambang turun minum, yang secara efektif mengakhiri pertandingan sebagai duel kompetitif bahkan sebelum peluit babak pertama dibunyikan.

Martinez menyegel penampilan dominan

United mempertahankan tekanan tanpa henti mereka pada babak kedua, menolak memberi tim tamu asal Azerbaijan itu kesempatan sedikit pun untuk bernapas atau bangkit. Lini pertahanan tampil sangat kokoh, sementara para pemain depan terus menciptakan banyak peluang untuk menambah keunggulan.

Lisandro Martinez akhirnya mencetak gol keempat sekaligus terakhir pada menit ke-68, memaksimalkan situasi bola mati yang dibangun dengan baik untuk melepaskan sepakan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang. Kemenangan menyeluruh 4-0 di Old Trafford ini mengangkat United ke posisi keempat klasemen keseluruhan Liga Champions. Saat ini mereka hanya berada di belakang Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, dan Barcelona, kalah selisih gol saja setelah awal yang benar-benar spektakuler dan sangat menjanjikan.

Laga derby sudah menanti

Setelah comeback Eropa yang luar biasa ini, Manchester United kini harus mengalihkan fokus ke derby Manchester yang krusial melawan Manchester City pada hari Minggu di Old Trafford. United saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan empat poin dari tiga pertandingan pembuka mereka. Sebaliknya, City datang dengan catatan sempurna berupa tiga kemenangan dan berdiri di puncak klasemen. Para penggemar berharap kemenangan telak ini memberi momentum yang dibutuhkan untuk menghentikan rival mereka yang sejauh ini tampil tanpa cela.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.