Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Kualitas Udara Kaltim Membaik, Kini di Level Sedang
Amalia Husnul A September 12, 2026 08:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kualitas udara di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai membaik setelah beberapa hari terdampak kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data Posko Siaga Darurat Karhutla Kaltim Jumat (11/9/2026), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk parameter PM2.5 kini berada pada kategori sedang.

Dari pantauan TribunKaltim.co, Sabtu (12/9/2026) dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH), terlihat hasil pengukuran ISPU di Kaltim menunjukkan warna biru, kuning hingga hijau.

Selengkapnya ISPU Kaltim pagi ini sekitar pukul 07.00 Wita di sejumlah stasiun pemantauan adalah sebagai berikut:

Baca juga: 10 Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk 30 Agustus 2026: Kutai Barat Masuk Daftar dengan ISPU 346

  • Taman Segiri Jl. Harmonika, Dadi Mulya, Samarinda Ulu, Kota Samarinda ISPU 27: baik
  • Jalan Muara jawa-Samboja, Muara Jawa Tengah, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ISPU 109: tidak sehat
  • Sanipah, Samboja, Kabupaten Kukar, ISPU 97: sedang
  • Wonotirto, Samboja, Kabupaten Kukar, ISPU 147: tidak sehat
  • Jalan Ruhui Rahayu 1 Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, ISPU 41: baik
  • Balikpapan Baru Jalan Den Haag No.21, Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan,  ISPU 52: sedang
  • Jalan Provinsi KM.9, Hutan Kota Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), ISPU 57: sedang
  • Plaza Bhinneka KIPP IKN, Pemaluan, Sepaku, PPU, ISPU 58: sedang
  • Plaza Seremoni KIPP IKN, Pemaluan, Sepaku, PPU, ISPU 34: sedang
  • Komplek Perkantoran Kabupaten Kutai Barat, Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, ISPU 77: sedang     

Sebagai informasi, ISPU adalah angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kualitas udara ambien (udara bebas di lingkungan) di suatu lokasi dan waktu tertentu.

Informasi resmi mengenai ISPU di Indonesia dikelola dan dipantau berdasarkan standar dari KemenLH

KUALITAS UDARA KALTIM - Peta sebaran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari laman Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH), Sabtu (12/9/2026) pagi.
KUALITAS UDARA KALTIM - Peta sebaran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari laman Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH), Sabtu (12/9/2026) pagi. (Tangkap Layar Kemenlh.go.id)

Kategori Rentang Nilai ISPU

Berdasarkan tingkat keparahannya, nilai ISPU dibagi menjadi 5 kategori warna:

  • 0 – 50 (Hijau - Baik): Kualitas udara sangat baik dan tidak memberikan efek negatif pada kesehatan.
  • 51 – 100 (Biru - Sedang): Kualitas udara masih dapat diterima, tetapi kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas fisik terlalu lama di luar ruangan.
  • 101 – 200 (Kuning - Tidak Sehat): Kualitas udara merugikan kelompok sensitif dan mulai berdampak pada masyarakat umum.
  • 201 – 300 (Merah - Sangat Tidak Sehat): Kualitas udara sangat buruk dan meningkatkan risiko kesehatan bagi secara luas.
  • Lebih dari 300 (Hitam - Berbahaya): Kualitas udara sangat berbahaya dan masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah. 

Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat

Sebelumnya, ISPU Kaltim sempat berada pada kategori tidak sehar akibat dampak karhutla di sejumlah wilayah.

Kini kualitas udara Kaltim membaik dibandingkan hari sebelumnya.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, membaiknya kualitas udara tidak terlepas dari operasi penanganan karhutla yang dilakukan secara terpadu.

Menurutnya, personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat maupun udara di sejumlah daerah yang masih terdapat titik api.

“Penurunan tingkat pencemaran udara ini adalah bukti nyata kerja keras tim gabungan. Ketika darat dan udara bergerak bersama, ancaman karhutla bisa kita tekan secepat mungkin,” ujar Seno Aji di Samarinda, Jumat (11/9/2026).

Provinsi Kaltim terletak di bagian timur Pulau Kalimantan.

Ibukota Kaltim adalah Kota Samarinda. 

Fungsi dan Tujuan Pengukuran ISPU

Indikator Kesehatan: Menunjukkan seberapa bersih atau tercemarnya udara serta dampaknya terhadap kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Panduan Aktivitas: Membantu masyarakat menentukan langkah pencegahan atau keputusan sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Bahan Pengendalian: Menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan pengendalian pencemaran udara

Parameter Pengukuran

Nilai ISPU dihitung berdasarkan pemantauan beberapa parameter pencemar udara utama, antara lain:

  • Partikulat debu halus PM 2.5 dan PM 10
  • Karbon Monoksida (CO)
  • Sulfur Dioksida (SO₂)
  • Nitrogen Dioksida (NO₂)
  • Ozon permukaan (O₃)
  • Hidrokarbon (HC)

Upaya Penanganan Karhutla Kaltim

Sebanyak 4.068 personel gabungan dikerahkan untuk penanganan karhutla di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Paser, Berau, dan Kota Samarinda.

Selain pemadaman dari darat, operasi udara juga dilakukan menggunakan helikopter.

Water bombing telah dilakukan sebanyak 33 kali untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat.

Meski kualitas udara mulai membaik, Seno mengingatkan kondisi tersebut tidak boleh membuat kewaspadaan menurun.

Pasalnya, musim kemarau masih berlangsung dan potensi munculnya titik api baru tetap terbuka di sejumlah wilayah Kaltim.

“Kita tidak boleh lengah sedikit pun. Siaga penuh harus terus dijaga, terutama di kabupaten dan kota yang menjadi langganan titik panas,” tegasnya.

Seno juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Ia meminta masyarakat ikut menjaga kondisi lingkungan agar kualitas udara tetap terjaga dan dampak karhutla terhadap kesehatan warga dapat ditekan.

“Mari jaga bersama lingkungan kita. Jangan lagi ada pembakaran lahan sembarangan agar kualitas udara di Kaltim tetap aman dan sehat untuk anak cucu kita,” pungkasnya.

Baca juga: Kualitas Udara Paser Membaik, Wabup Ikhwan Antasari Tetap Minta Pelaku Karhutla Ditindak Tegas

(TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.