TRIBUNKALTIM.CO, MARTAPURA — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memperketat pengawasan di kawasan konservasi Paau, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan menyusul temuan indikasi aktivitas tambang emas ilegal yang merusak zona perlindungan dan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai.
Jantung konservasi alam di kawasan Paau, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kini berada dalam bayang-bayang kehancuran ekologis.
Kali ini Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel bergerak cepat memperketat pengawasan menyusul indikasi kuat aktivitas perambahan tambang emas ilegal yang merangsek masuk ke wilayah perlindungan ketat tersebut.
Sebagai langkah tegas pengamanan, tim gabungan yang melibatkan 15 personel, terdiri dari 5 petugas Tahura dan 10 aparat Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan telah diterjunkan langsung ke titik lokasi.
Di lapangan, petugas mendapati jejak masif aktivitas ilegal yang merusak zona konservasi sekaligus area rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).
Baca juga: DPRD Kukar Soroti Tambang Emas Ilegal di Tabang, Oknum Desa Diduga Terlibat
Kendati alat berat terdeteksi telah lebih dulu dipindahkan, bekas kerusakan di dalam kawasan Tahura tidak dapat disembunyikan.
Medan yang terjal dan terisolasi menjadi tantangan berat dalam operasi penertiban ini.
Tim gabungan harus menempuh jalur ekstrem via Bukit Batu Kapal menggunakan kendaraan trail, menyusul perjalanan air selama satu jam dari dermaga pelabuhan Desa Paau.
Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Rudiono Herlambang, menegaskan bahwa kawasan Paau merupakan zona terlarang bagi segala bentuk aktivitas ekstraktif.
"Lokasinya sudah kami police line. Itu kawasan konservasi, tidak boleh ada kegiatan tambang," tegas Rudiono, Jumat (11/9/2026) di Banjar, Kalimantan Selatan.
Guna menutup celah perambahan susulan, pos penjagaan Polisi Kehutanan (Polhut) telah didirikan di sekitar lokasi dengan sistem piket bergantian.
Baca juga: Nasib 8 Penambang di Banyumas Terjebak dalam Tambang Emas, Rekaman Kondisi Tambang Pakai Camera Hole
Pemerintah memastikan sanksi pidana berat menanti para pelaku perambahan yang terbukti merusak ekosistem kawasan konservasi.
Di balik penindakan ini, kondisi kawasan Paau Banjar terpantau masih menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk keberadaan sejumlah habitat satwa dilindungi.
Temuan tersebut menjadi alarm keras bagi otoritas setempat untuk terus memperkuat benteng penjagaan, memastikan paru-paru hijau Kalimantan Selatan ini tidak takluk di tangan para penjarah lingkungan.