Bukan Laga Biasa! Sriwijaya FC Dipaksa Kerja Keras Basyarah FC, Benturan Keras Warnai Pertandingan
Abdul Hafiz Sripo September 12, 2026 10:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC meraih kemenangan 2-1 atas Basyarah FC dalam laga uji coba di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Jumat (11/9/2026) sore.

Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan skuad Sriwijaya FC menuju Liga Nusantara 2026/27.

Meski menang, permainan Sriwijaya FC kali ini tidak terlalu dominan seperti pada sejumlah laga uji coba sebelumnya. Basyarah FC mampu memberikan perlawanan sengit dengan mengandalkan sejumlah mantan pemain liga, seperti Jalesh Gagarin (eks Sumsel United), Rizky Armando (eks Sriwijaya FC/PS Palembang), Musel Rinus (eks Dejan FC), dan Roby (eks Sriwijaya FC).

Tekanan yang diberikan Basyarah FC bahkan membuat pertandingan berlangsung cukup keras. Penyerang Sriwijaya FC, Abdi Nugroho, harus mendapat perawatan setelah mengalami benturan keras dan digotong menggunakan tandu ke pinggir lapangan.

Tensi pertandingan juga sempat meningkat setelah tendangan keras Rizky Armando mengenai pemain Sriwijaya FC, Rendy Tiyeri, asal Bandung. Beruntung, situasi tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera diredam.

Winger Sriwijaya FC, Habib Ausoni, juga mengalami cedera setelah terlibat benturan dengan Musel Rinus.

Dalam pertandingan tersebut, Habib Ausoni berhasil membuka keunggulan Sriwijaya FC pada babak pertama. Gol kedua Elang Andalas kemudian dicetak striker Rayhan.

Basyarah FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui Dedi yang memanfaatkan umpan dari Jalesh Gagarin. Skor 2-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC bertahan hingga pertandingan berakhir.

Laga uji coba tersebut turut disaksikan Ketua Umum Singa Mania, Kris Iman Cahyadi alias Akyes, bersama sejumlah personel dan suporter Sriwijaya FC.

Akyes menilai permainan Sriwijaya FC sudah menunjukkan perkembangan, meski masih memiliki pekerjaan rumah dalam penyelesaian akhir.

"Laga uji coba kali ini permainan Sriwijaya FC sudah lumayan. Tapi kurang gereget pada finishing-nya. Harapan ke depan semoga tim kita menjadi lebih baik lagi," kata Akyes.

Ia juga berharap manajemen segera mendatangkan pemain-pemain senior berpengalaman untuk bergabung dengan Elang Andalas.

Menurutnya, kehadiran pemain senior diperlukan agar perpaduan antara pemain berpengalaman dan pemain muda dapat terlihat lebih solid.

"Ya pastinya kita berharap pemain senior berpengalaman segera bergabung sehingga kita bisa melihat perpaduan dengan pemain muda berbakat," ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, wing back Aditya Lukhita Nanda dan sejumlah pemain Sriwijaya FC lainnya beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk mengantisipasi serangan Basyarah FC.

• Datang dari Ternate, Samsul Yakub Bawa Mimpi Besar untuk Sriwijaya FC: Antar SFC Promosi ke Liga 2

Penampilan tersebut turut membantu kiper Stefanus menjaga gawang Sriwijaya FC dari kebobolan lebih banyak.

Sepanjang pertandingan, head coach Oktavianus bersama Pelatih Kiper Ferry Rotinsulu, Asisten Pelatih M Ali Ramadon, Asisten Pelatih sekaligus Analis Sriwijaya FC A. Rachim Gema M.Pd atau Coach Argema, serta Asisten Pelatih Kiper Ikhsan Alkarima terus memantau perkembangan individu para pemain.

Laga ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan maksimal 15 pemain yang akan lolos ke tahap berikutnya.

Selain menguji kemampuan pemain, pertandingan kontra Basyarah FC juga menjadi kesempatan bagi skuad Sriwijaya FC untuk beradaptasi dengan kondisi Stadion Bumi Sriwijaya yang berpotensi menjadi salah satu venue kandang Elang Andalas pada kompetisi Liga Nusantara 2026/27.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.