Bupati Sadewo Kaget KPK Geledah Ruang Sekda Banyumas
khoirul muzaki September 12, 2026 01:07 PM


Sadewo mengaku Sekda Agus Nur Hadie masih berada di Purwokerto dan menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa hingga Jumat (11/9/2026).


Pernyataan tersebut disampaikan Sadewo sekaligus terkait adanya rumor yang beredar Sekda Banyumas dibawa ke Jakarta oleh KPK.


Menurut Sadewo, dirinya tidak mengetahui secara langsung mengenai penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di ruang kerja Sekda Banyumas, Kamis (10/9/2026).


Meski demikian, Sadewo memastikan Agus Nur Hadie masih menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa.


Bahkan, Sekda Banyumas masih mengikuti rapat bersama dirinya, Kamis (10/9/2026) malam.


Rapat tersebut membahas persiapan pengoperasian kembali layanan Bus Trans Banyumas yang sebelumnya sempat berhenti beroperasi.


Dalam kesempatan tersebut, Sadewo mengaku sempat menanyakan langsung kepada Agus Nur Hadie mengenai informasi penggeledahan KPK.


"Saya sempat menanyakan terkait penggeledahan KPK tersebut, beliau menjawab, hanya dimintai informasi saja," terang Sadewo.


Aktivitas Sekda bersama Bupati Banyumas juga disebut masih berlangsung hingga Jumat (11/9/2026) sore. 


Sadewo mengatakan sekitar pukul 15.00 WIB, Agus Nur Hadie masih bersama dirinya.


Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (12/9/2026) siang tidak terlihat adanya aktivitas di kantor Sekda Banyumas.


Kondisi tersebut sejalan dengan tidak adanya aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan perkantoran Pemkab Banyumas pada hari Sabtu.


Selain itu tidak ada pula penyegelan kantor ataupun tanda tanda atribut oleh KPK. 


Hanya ada 2 kendaraan di depan kantor sekda yang terparkir. 


Di sisi lain, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi membenarkan kedatangan tim KPK ke Banyumas.


Namun, Petrus memastikan tidak ada proses pemeriksaan terhadap siapa pun di Mapolresta Banyumas.


Kedatangan tim KPK tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).


Penggeledahan dilakukan secara maraton sejak Rabu (9/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026).

Baca juga: Prediksi Pemain Persijap yang Akan Tampil Lawan Borneo FC Malam Ini


Enam lokasi yang menjadi sasaran 


penggeledahan KPK tersebut terdiri dari rumah Wakil Rektor Unsoed I, rumah Wakil Rektor Unsoed II, rumah Wakil Rektor Unsoed IV, rumah salah satu dosen, ruang kerja Sekda Banyumas, serta rumah salah satu guru SMA di Tasikmalaya.


Penyidik KPK melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di lokasi-lokasi tersebut dalam rangka penyidikan kasus dugaan pemerasan penerimaan mahasiswa baru yang menjerat Rektor Unsoed.


Ia juga menegaskan hingga Jumat (11/9/2026) Agus Nur Hadie masih berada di Purwokerto dan menjalankan tugas kedinasannya seperti biasa. (jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.