TRIBUNLOMBOK.COM — Nama Lalu Ratmaji Hijrat menjadi sorotan menjelang pergantian kepemimpinan Kepala Desa (Kades) di Desa Semparu, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.
Sosok yang telah memimpin desa tersebut selama dua periode kepemimpinan ini mengakhiri masa baktinya dengan meninggalkan rekam jejak prestasi yang terbilang mengesankan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Lalu Ratmaji Hijrat telah menjadi tokoh yang ditetuakan di Desa Semparu selama kurun waktu 2018–2024, dengan tambahan perpanjangan masa jabatan selama dua tahun.
Meski secara aturan hukum masih memiliki kesempatan untuk kembali mencalonkan diri, Ratmaji memutuskan tidak akan maju lagi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.
Sebagai persembahan terakhir sekaligus penutup manis masa kepemimpinannya, Desa Semparu berhasil meraih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Penetapan juara tersebut diumumkan di Mataram berdasarkan penilaian resmi dengan raihan nilai 816.
Baca juga: Desa Semparu Wakili Lombok Tengah dalam Lomba Perpusdes 2025 Provinsi NTB
Penghargaan literasi tahun 2026 ini semakin melengkapi rekam jejak prestasi Desa Semparu di bawah kepemimpinan Ratmaji, yang telah diakui hingga tingkat nasional.
Berikut sederet capaian yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya:
Ratmaji menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih selama masa kepemimpinannya merupakan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh warga desa, bukan semata capaian pemerintah desa.
Ia berpesan agar masyarakat tetap menjaga kekompakan saat memasuki era kepemimpinan yang baru.
“Harapan saya kepada seluruh masyarakat agar tetap bersatu, tetap kompak, dan terus mendukung pemerintahan yang baru nanti,” ucap Ratmaji saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).
Dia memilih menjadikan sederet penghargaan tersebut sebagai pemantik semangat bagi kepemimpinan desa di masa mendatang.
“Prestasi ini menjadi persembahan terakhir saya sebagai Kepala Desa Semparu. Semoga menjadi motivasi bagi generasi dan pemerintahan desa berikutnya untuk terus membawa Semparu lebih maju,” tuturnya.
“Semoga apa yang sudah kita bangun bersama bisa terus dikembangkan. Untuk Lombok Tengah tercinta, semoga semakin banyak prestasi yang akan diraih ke depan,” tambahnya.
Ratmaji memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lombok Tengah, yang dinilainya berperan aktif mempublikasikan berbagai kemajuan desa kepada masyarakat luas.
“Ini menjadi bagian penting dalam menyampaikan keberhasilan pembangunan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Ratmaji mewariskan sejumlah fondasi pembangunan yang telah berjalan matang bagi pemerintahan desa selanjutnya.
Salah satunya adalah Tempat Pengolahan Sampah (TPS) terpadu yang mampu mengolah sampah secara mandiri menjadi energi terbarukan, pakan ternak, dan pupuk organik.
Selain itu, Desa Semparu juga dinobatkan sebagai Pusat Data Statistik Desa (Desa Cantik) yang terintegrasi, dilengkapi pelayanan administrasi publik berbasis sistem digital guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.
Dari sisi ekonomi, potensi sektor agraris seperti padi, palawija, dan hortikultura telah terintegrasi dengan sektor peternakan melalui pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan sapi dan kambing, ditambah pengolahan produk turunan hasil bumi dan kerajinan lokal yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang aktif menggerakkan perekonomian warga.
(*)