MPM Unipa Buka Musyawarah OSM XV, Dorong Regenerasi dan Lahirkan Pemimpin Baru
Roifah Dzatu Azmah September 12, 2026 03:09 PM

Laporan Jurnalis TribunPapuaBarat.com, Matius Pilamo Siep

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) bersama Panitia Aspiratif Mahasiswa Universitas Papua (Unipa) resmi membuka Musyawarah Organisasi Struktural Mahasiswa (OSM) XV Tahun 2026.

Pembukaan musyawarah tersebut berlangsung di Aula Utama Unipa, Amban, Manokwari, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor IV Unipa Yusuf Sawaki, Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere, alumni Unipa, serta mahasiswa Unipa dari berbagai fakultas.

Ketua MPM Unipa, Boas Bastian Sumel, mengatakan pelaksanaan Musyawarah OSM merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi mahasiswa yang dilaksanakan setiap tahun.

Baca juga: Wabup Kaimana Tegas, Pendamping Samisaka yang Salahgunakan Dana Akan Dipecat

Menurutnya, keberadaan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus memiliki peran penting dalam membentuk dan melahirkan kader-kader pemimpin dari kalangan mahasiswa.

Ia mengatakan, sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unipa sempat mengalami kevakuman. Namun, organisasi tersebut kembali diaktifkan sejak 2022/2023.

"Luka lama sudah disembuhkan dan aktif kembali. Maka ke depannya para mahasiswa dapat terus menjalankan roda organisasi dengan baik dan melahirkan pemimpin-pemimpin hebat," katanya.

Boas juga menegaskan bahwa sekretariat dan organisasi mahasiswa tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang tidak berguna.

Menurutnya, organisasi mahasiswa justru menjadi salah satu tempat bagi mahasiswa untuk belajar berorganisasi sekaligus membentuk karakter kepemimpinan.

"Banyak yang memandang sekretariat BEM tidak berguna, tetapi dari organisasi ini banyak melahirkan pemimpin yang berkualitas," ujarnya.

Baca juga: Maulid Nabi KKST Kaimana, Bupati Ajak Umat Jadikan Rasulullah Teladan

Ia mengarahkan mahasiswa dari masing-masing fakultas untuk mengikuti seluruh rangkaian sidang OSM yang telah dijadwalkan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menyatukan komitmen, memperkuat rasa persaudaraan, serta menjalankan tugas dan fungsi organisasi dengan baik.

Ia mengatakan bahwa setelah pembukaan, rangkaian sidang Musyawarah OSM XV Tahun 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (11/9/2026) hingga Minggu (13/9/2026).

Sementara itu, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unipa yang terus melakukan proses kaderisasi dan mempersiapkan calon-calon pemimpin melalui organisasi kemahasiswaan.

"Mahasiswa mempunyai komitmen kembali untuk memperbaharui dan membenahi kepengurusan," katanya.

Menurut Ali Baham, forum mahasiswa seperti Musyawarah OSM dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dan konsolidasi antaruniversitas, fakultas, maupun program studi.

Forum tersebut juga dinilai penting untuk membahas berbagai realitas dan fenomena yang terjadi di luar lingkungan kampus serta bagaimana mahasiswa menyikapinya.

Baca juga: Tokoh Muda Sebyar Kritik DBH Migas Teluk Bintuni, Dinilai Belum Beri Manfaat Nyata

Namun, kata dia, setiap tindakan maupun keputusan yang akan diambil perlu didahului dengan analisis risiko.

"Untuk bagaimana melihat realita dan fenomena yang terjadi di luar kampus dan bagaimana cara menyikapinya, tetapi harus dapat menganalisis kemampuan risiko," ujarnya.

Ia menilai kemampuan menganalisis risiko menjadi hal penting bagi mahasiswa sebelum mengambil suatu tindakan maupun keputusan.

"Kemampuan risiko menjadi penting sebelum kita melakukan suatu tindakan atau keputusan sebelum terjadi," tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.