Sosok yang Telepon Purbaya Soal Pencopotan dari Menteri Keuangan Terkuak, Sebel tapi Kini Happy
Musahadah September 15, 2026 03:32 PM

 

SURYA.CO.ID I JAKARTA - Terungkap sosok yang menelepon Purbaya Yudhi Sadewo sebelum dicopot dari posisi Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.

Seperti diketahui, Purbaya ditelepon saat sedang berbicara dalam rapat dengan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi yang memimpin rapat pun memotong penjelasan Purbaya.

 Mawardi meminta Purbaya segera menjawab telepon dari Istana.

"Saya bilang, Pak, angkat saja teleponnya. Itu dari Istana. Itu penting. Ya sudah, beliau angkat," ujar Nawardi.

Baca juga: Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Keuangan Baru

Purbaya keluar ruangan sejenak untuk berbicara dengan seseorang di ujung telepon.

Sejurus kemudian, dia selesai berbicara di telepon dan memasuki ruang rapat lalu pamit meninggalkan gedung DPD RI di kawasan Senayan Jakarta.

Purbaya meninggalkan Kompleks Parlemen sekitar pukul 14.30 WIB.

Sekitar pukul 15.00 WIB, para jurnalis mendapatkan informasi soal rencana perombakan (reshuffle kabinet) pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sekitar satu jam kemudian, Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya di Istana Presiden Jakarta.

Pelantikan Suahasil berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.

Lalu, siapakah orang yang menelepon Purbaya? 

Saat ditemui seusai sertijab dengan Suahasil Nazara, Purbaya mengungkap hal itu. 

"Kemarin, Pak. Kemarin kemarin yang telepon siapa-siapa sih, Pak? Yang nelpon itu yang di toilet di DPR itu, Pak? Yang Bapak langsung keluar setelah itu, Pak?," tanya wartawan. 

Perbaya menyebut nama Prasetyo yang diduga merujuk pada Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara. 

Purbaya mengaku sudah mengitung fifty-fifty kemungkinan dia akan dicopot dari jabatan Menteri Keungan. Namun, dia mengetahui secara pasti saat itu. 

Disinggung tentang pemicu dia dipecar, Purbaya tidak menampik jika hal itu terkait dengan mutasi 300 pejabat di Dirjen Pajak 

"Sebagian ya," jawabnya. 

Terlepas dari itu, Purbaya  mengaku hal itu hak prerogatif presiden. 

Dia membantah hal itu karena kebijakan-kebijakannya karena semua kebijakannya mengikuti kebijakan presiden.

"Amanlah itu," katanya sambil tersenyum. 

Happy, Mau Mancing

Sepanjang wawancara, Purbaya kerap tersenyum lebar. 

"Udah happy, bebas. Artinya nanti malam, nanti malam saya bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir, jadi gak tidur, tapi saya yakin besok sudah tenang, aman," katanya sambil tersenyum.

Saat ditanya setelah dicopot mau kemana, dengan santai Purbaya menyebut akan memancing. 

"Habis ini mau pulang mancing belakang rumah.

Mancing ikan mujahir nila," katanya. 

"Gua punya kolam di belakang jadi bisa mancing belakang ngelamun.Kenapa dipecat gitu, ha ha ha," katanya sambil tertawa.

Disinggung tentang postingannya di Tiktok yang menulis "Sudah Siap Belum", Purbaya membantah hal itu terkait posisi nya terbaru di pemerintah. 

Purbaya lalu menyebut tidak ingin menjadi pejabat lain, termasuk menjadi Gubernur PFI (Pusat Finasial Indonesia).  

"Enggak lah, enggak. Kalau sudah pensiun ya sudah," katanya. 

Saat ditanya apakah berminat menjadi pejabat negara, alumnus ITB ini mengaku sudah tidak berminat. 

"Enggak sama sekali, Pak," tanya wartawan. 

"Sama sekali," tegasnya. 

Saat ditanya perasaannya saat dicopot, Purbaya blak-blakan mengaku sempat sebel. 

"Ya (sebel) ada lah, kan gua juga orang. Emang gue robot," kelakarnya.

Suahasil Pastikan Tak Rombak Kebijakan

MENKEU BARU - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan usai dilantik menjadi Menteri Keuangan didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/9/2026). Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
MENKEU BARU - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan usai dilantik menjadi Menteri Keuangan didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/9/2026). Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sebelumnya, setelah dilantik Prabowo, Suahasil menegaskan tidak akan melakukan perombakan besar terhadap arah kebijakan Kementerian Keuangan yang telah berjalan di era Purbaya.

Suahasil mengatakan fokusnya setelah ditunjuk Prabowo sebagai Menkeu adalah melanjutkan tugas pengelolaan keuangan negara dan menjaga keberlanjutan kebijakan yang sudah berjalan.

"Ini adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan. Solid semua? Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, kita bukan masalah berubah-berubah," kata Suahasil saat konferensi pers di hadapan awak media dan jajaran pegawai Kemenkeu di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, menjaga kontinuitas program jauh lebih penting agar fungsi vital Kemenkeu tidak terganggu, khususnya dalam mengawal instrumen APBN demi kepentingan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi," jelas dia.

Suahasil juga menyatakan keyakinannya terhadap profesionalisme para pegawai Kemenkeu yang dinilainya sudah memahami betul perannya masing-masing. 

Alih-alih melakukan perubahan yang tidak perlu, ia mengajak seluruh jajaran untuk langsung tancap gas bekerja demi menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi.

"Kalau teman-teman Kementerian Keuangan yang ada di sini, saya yakin, saya bukan mau bilang kalian sudah kenal saya, tapi saya yakin Anda ngerti tugas Anda. Betul? Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," ucap Suahasil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.