WARTAKOTALIVE.COM - Belasan ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) masih menganggur setelah lebih dari dua bulan pelatihan militer.
Hal ini membuat Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengamuk di media sosialnya pada Senin (14/9/2026).
Meski Agrinas menaungi KDKMP, pria yang karib disapa Bung Jo itu menjelaskan bahwa leading sector program ada di Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN.
Bung Jo mendesak agar Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN agar segera menempatkan belasan ribu manajer Kopdes tersebut.
"Nah, segera mereka harusnya memutuskan untuk segera menempatkan dan kami sudah siap untuk menerima" kata dia.
Sampai saat ini kata Bung Jo masih ada 13 hingga 15 ribu manajer Kopdes yang seharusnya sudah ditempatkan di setiap koperasi yang siap beroperasi.
Namun hingga kini mereka masih menganggur dan belum mendapatkan penugasan.
Hal ini membuat Dirut Agrinas ini mengamuk. Pasalnya menurutnya sudah tidak ada lagi yang harus disiapkan sehingga Kopdes bisa langsung beroperasi.
Bahkan Agrinas siap langsung menempatkan para manajer Kopdes tersebut tanpa adanya biaya apapun.
Baca juga: Viral Truk Berlogo Kopdes Merah Putih Diduga Disewa untuk Angkut Tebu
Bung Jo menyinggung soal birokrasi berbelit di negara ini yang selalu membutuhkan uang dan pengadaan.
"Ini kan manajer-manajer ini juga menjadi, akhirnya kan menjadi ramai gitu. Apa sih susahnya gitu? Apa kendalanya gitu? Udah kalau nggak ini kasih aja ke Agrinas, kasih nama-namanya, kasih kontaknya, kami kirim email, kami kirim ini, gampang, nggak ada biaya-biaya gitu."
"Kok sedikit-sedikit kerja itu harus selalu harus ada uang dulu baru kerja. Seolah-olah kayaknya tidak ada inisiatif, tidak ada kreativitas dalam bekerja gitu. Ini kerja model apa ini? Ini hanya menghambat saja gitu." paparnya.
"Ini suatu program besar yang harus segera berjalan dan harusnya semua pihak mendukung. Kok sepertinya sedikit-sedikit harus dilempar ke Pak Presiden. Apa sih ini kendalanya gitu? Masalahnya cuman hanya menempatkan orang kok susah sekali gitu,” kata Bung Jo kesal.
Bung Jo pun berpikir ada sabotase struktural di Kopdes lantaran tidak mau membuat program Presiden RI Prabowo Subianto ini berhasil
“Kayak saya nggak habis pikir itu. Itu ada apa ini? Atau ini malah bentuk-bentuk sabotase gitu secara struktural gitu. Karena tidak ingin melihat program presiden yang sangat bagus ini bisa berjalan gitu." paparnya.
Sebelumnya banyak keluhan dari para manajer Kopdes yang belum dipekerjakan di koperasi-Koperasi sejak pelatihan militer Juni 2026 lalu.
Jumlahnya bahkan disebut mencapai 80 persen dari total manajer Kopdes.
Padahal banyak dari mereka yang sudah rela mengundurkan diri dari pekerjaannya agar bisa menjalankan tugas di Kopdes Merah Putih.
Namun sampai saat ini mereka belum mendapatkan kepastian soal surat keputusan (SK) penempatan.