Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Halaman 20 Kurikulum Merdeka: Activity C.3
Garudea Prabawati September 15, 2026 03:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Pembelajaran bahasa Inggris tingkat lanjut tidak berhenti pada kemampuan siswa memahami teks atau menguasai kosakata. 

Siswa juga perlu dilatih untuk menggunakan bahasa tersebut ketika menyampaikan pendapat, menjelaskan suatu persoalan, serta berinteraksi dengan orang lain dalam situasi yang menyerupai kehidupan nyata.

Keterampilan berbicara menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena siswa dituntut mampu menyusun gagasan sebelum menyampaikannya secara lisan. 

Mereka tidak hanya perlu mengetahui apa yang ingin dibicarakan, tetapi juga harus dapat memilih informasi yang relevan, memberikan penjelasan, dan merespons pendapat dari lawan bicara.

Pada Unit 1 | Digging the Hidden Gem of Borneo (Kalimantan), kemampuan tersebut dikembangkan melalui pembahasan mengenai berbagai potensi dan persoalan yang berkaitan dengan Kalimantan. 

Salah satu bagian yang mengajak siswa menerapkan kemampuan komunikasi secara langsung adalah Activity C.3 pada halaman 20.

Dalam kegiatan ini, siswa diarahkan untuk melakukan role playing dengan memilih salah satu dari tiga situasi yang telah disediakan. 

Setiap pilihan memiliki fokus pembahasan yang berbeda, mulai dari persoalan illegal fishing, dampak overfishing terhadap sistem kelautan, hingga diskusi mengenai fakta menarik yang terdapat di Kalimantan.

Siswa tidak langsung diminta tampil dan berbicara tanpa persiapan. 

Mereka terlebih dahulu perlu mencari informasi dari berbagai sumber yang dapat membantu menjawab topik yang dipilih. 

Informasi tersebut kemudian diseleksi menjadi beberapa gagasan utama yang dapat dikembangkan menggunakan data, fakta, maupun contoh yang sesuai.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Halaman 19 Kurikulum Merdeka: Activity C.2

Tahapan tersebut membuat Activity C.3 tidak sekadar menjadi latihan berbicara dalam bahasa Inggris. 

Siswa juga belajar melakukan pengumpulan informasi, menentukan ide yang relevan, serta mengembangkan argumen agar pembicaraan yang disampaikan memiliki dasar yang jelas.

Setelah memperoleh bahan, siswa dapat mendiskusikan poin-poin tersebut bersama pasangan. 

Proses ini memberikan kesempatan untuk saling bertukar gagasan sekaligus mempersiapkan cara penyampaian sebelum melakukan role play.

Menariknya, kegiatan ini juga memasukkan unsur feedback. 

Setelah berdiskusi atau menyampaikan gagasan, setiap siswa diminta memberikan tanggapan kepada pasangannya mengenai poin yang disampaikan dan elaborasi yang digunakan. 

Dengan demikian, siswa dapat mengetahui bagian yang sudah baik maupun aspek yang masih perlu diperbaiki.

Pilihan topik dalam Activity C.3 juga berkaitan dengan persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat. 

Pada topik illegal fishing, misalnya, siswa dapat membahas alasan praktik tersebut terjadi serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.

Sementara itu, topik overfishing memberikan ruang bagi siswa untuk menjelaskan bagaimana penangkapan ikan secara berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan sistem kelautan.

Adapun pilihan ketiga memberikan bentuk kegiatan yang lebih terbuka karena siswa bersama pasangannya dapat membicarakan fakta menarik mengenai Kalimantan. 

Pembahasan tersebut tetap menuntut siswa mencari informasi dan mengembangkannya menjadi bahan percakapan yang menarik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa tidak hanya berlatih menggunakan struktur dan kosakata bahasa Inggris, tetapi juga belajar menyampaikan informasi secara runtut serta mempertahankan gagasan yang mereka pilih. 

Kemampuan memberikan alasan dan contoh menjadi bagian penting agar komunikasi tidak berhenti pada penyampaian kalimat sederhana.

Materi ini terdapat dalam buku Bahasa Inggris: Train of Thoughts untuk SMA/MA Kelas XII Tingkat Lanjut yang ditulis oleh Sunengsih, Trisnendri Syahrizal, dkk., serta diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Soal yang dibahas berada pada Unit 1 | Digging the Hidden Gem of Borneo (Kalimantan), tepatnya Activity C.3 pada halaman 20. 

Kegiatan tersebut berfokus pada role playing dengan tiga pilihan konteks yang dapat digunakan siswa untuk melatih kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan.

Berikut kunci jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 halaman 20 Kurikulum Merdeka, khususnya Activity C.3, yang dapat dijadikan referensi bagi siswa dalam mempersiapkan dan mengecek hasil kegiatan role playing.

Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Halaman 20 Kurikulum Merdeka

3. Activity C.3

Role Playing (student choose one among three context as topic for speaking, the character and context will be based on reading and writing)

1. You are a university student conducting an observation about the illegal fishing practice. After finishing the observation, you have to present the result about: why this is happening and how to
prevent illegal fishing.

2. As a university student, you will give a brief explanation about the dangers of overfishing to the local community. In the talk, you will probably explain about the effect of overfishing to the maritime system.

3. You and your colleague (pair ) are having a very interesting discussion about an interesting fact in Kalimantan .

This activity leads you to do Role Play. There are some steps that you need to do in this activity.

1. Browse information from various resources to respond the topics.

2. Find points of idea on each topic and give elaboration in form of data, facts, or example.

3. Share with your pair the points and the elaborations.

4. Each student gives feedback to his/her partner regarding the points and elaboration delivered.

5. The students practice in giving points of arguments in pairs.

Jawaban:

Activity C.3 – Role Playing

Topic: The Dangers of Overfishing

Student A: University Student

Student B: Local Community Member

  • Student A: 

Good morning, everyone. Today, I would like to explain the dangers of overfishing and how it can affect our maritime ecosystem.

  • Student B:

Good morning. What does overfishing mean?

  • Student A:

Overfishing happens when people catch fish faster than fish populations can reproduce. If this continues for a long time, the number of fish in the sea will decrease significantly.

  • Student B:

Why is overfishing dangerous for the maritime system?

  • Student A:

There are several reasons. First, overfishing can reduce fish populations and disturb the balance of the marine ecosystem. Fish are part of the food chain, so a decrease in one species can affect other marine animals.

  • Student B:

Does overfishing also affect fishermen?

  • Student A:

Yes, it does. When fish become less abundant, fishermen may have to travel farther and spend more money to catch the same amount of fish. In the long term, their income can decrease.

  • Student B:

What can the local community do to prevent overfishing?

  • Student A:

We can support sustainable fishing practices. For example, fishermen should avoid catching very young fish and should follow fishing regulations. We can also avoid fishing during certain periods when fish are reproducing.

  • Student B:

What about using fishing equipment?

  • Student A:

Fishing equipment is also important. Fishermen should use environmentally friendly fishing gear and avoid methods that destroy coral reefs or accidentally catch too many other marine animals.

  • Student B:

I understand. So, preventing overfishing is not only the responsibility of fishermen.

  • Student A:

Exactly. Fishermen, local communities, government authorities, and consumers all have an important role. If we protect fish populations today, future generations can continue to benefit from marine resources.

  • Student B:

That is an interesting explanation. I think the community should become more aware of the effects of overfishing.

  • Student A:

I agree. Protecting the sea means protecting our food sources, our environment, and the livelihoods of coastal communities.

Points of Idea

Definition: Overfishing occurs when fish are caught faster than they can reproduce.

Environmental impact: Overfishing reduces fish populations and can disturb the balance of the marine food chain.

Economic impact: A decrease in fish populations can make fishing more difficult and reduce fishermen's income.

Prevention: Sustainable fishing, following regulations, protecting breeding periods, and using environmentally friendly fishing gear can help prevent overfishing.

Community involvement: Fishermen, local communities, government, and consumers need to work together to protect marine resources.

Disclaimer:

  • Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(Tribunnews.com/Farra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.