Kebakaran Hutan Pinus Curahpoh Bondowoso Kembali Muncul, Api Meluas hingga Dekat Asrama Yonif 514
Pipit Maulidya September 12, 2026 08:32 PM

 

SURYA.co.id, BONDOWOSO - Kebakaran hutan kembali melanda kawasan hutan pinus di Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (12/9/2026) sore.

Api muncul kembali setelah kebakaran di lokasi yang sama berhasil dipadamkan sehari sebelumnya. Kebakaran pada Jumat (11/9/2026) mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun, titik api kembali terlihat pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi kebakaran merupakan kawasan hutan milik Perhutani yang berada di dekat Asrama Mako Yonif 514 Raider.

Kobaran api kemudian meluas sehingga pemadaman melibatkan sejumlah unsur. Tim gabungan dikerahkan dari berbagai sisi untuk mencegah api semakin menyebar.

Baca juga: Warga dan Pedagang Warung Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla di Hutan Panceng Gresik

Tim Gabungan Padamkan Api dari Dua Sisi

Di sisi barat, personel TNI dari Yonif 514 Raider bersama Polri dan Damkar Satpol PP melakukan penyemprotan pada titik api menggunakan water tank dan tangki kendaraan.

Sementara dari sisi timur, BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Babinsa melakukan pemadaman secara manual. Mereka menggunakan gepyok dan sprayer untuk memutus sebaran api.

Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan luas kawasan yang terbakar.

Menurutnya, vegetasi di kawasan tersebut didominasi pohon pinus yang memiliki kandungan getah sehingga api berpotensi cepat membesar.

"Jarak pandang maksimal 20 meter," jelasnya.

Vara juga mengatakan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Tim gabungan masih melakukan koordinasi dan berupaya memadamkan seluruh titik api.

Baca juga: Gunung Bromo Kembali Membara, Personel Gabungan Siaga Tempur Padamkan Karhutla

Personel Yonif 514 Siaga Cegah Api Mendekati Asrama

Pasitel Yonif 514 Raider, Letda Inf Keriyono, mengatakan personel TNI yang berada di asrama rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi kebakaran hutan.

Sejak Jumat, personel telah menemukan titik api di kawasan hutan pinus tersebut. Pada Sabtu sore, api kembali muncul dan kemudian meluas.

Awalnya, personel Yonif 514 Raider berupaya melakukan pemadaman menggunakan water tank yang tersedia di lokasi.

Namun, seiring meluasnya kebakaran dan keterbatasan panjang selang, pihaknya meminta bantuan tim gabungan.

"Segini luasnya, ya. Kita terkendala dengan panjang selang, makanya akhirnya kita hubungi Damkar," ujarnya.

Personel Yonif 514 Raider juga tetap disiagakan bersama unit water tank untuk mengantisipasi apabila api bergerak mendekati kawasan asrama.

Hingga pukul 18.23 WIB, api masih terlihat membakar kawasan hutan pinus di Desa Curahpoh. Tim gabungan masih melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.