Viral Sopir Transjakarta Dimarahi Penumpang Dianggap Ugal-ugalan, Rekaman CCTV Ungkap Fakta Beda
Rr Dewi Kartika H September 12, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Viral curhatan penumpang TransJakarta yang mengeluhkan cara mengemudi sopir bus Koridor 2 rute Monas-Pulogadung, kode bus TJ0205.

Sopir bus tersebut dikatakan melaju secara ugal-ugalan dan mengerem mendadak hingga membuat sejumlah penumpang terjatuh.

Keluhan tersebut disampaikan akun @Music_Cadas @RadioElshinta di media social, X.

"Sepanjang perjalanan, sopir mengemudikan bus dengan ugal-ugalan menambah kecepatan secara tidak terkontrol di celah kendaraan dan sering melakukan pengereman mendadak," tulis akun tersebut, Jumat (11/9/2026).

Saat melintas di persimpangan bawah flyover Senen, sebelum Halte Toyota Rangga, akun X tersebut menyebut sopir Transjakarta itu mengerem mendadak.

Pengereman tersebut membuat penumpang di area sambungan bus terjatuh dan sebagian penumpang perempuan sampai tersungkur ke lantai.

Akun X itu juga menyebut terdapat penumpang yang tertimpa penumpang lain akibat rem mendadak tersebut.

Tak hanya soal cara mengemudi, pengunggah juga menuding sopir tidak memberikan klarifikasi setelah bus tiba di Halte Toyota Rangga. 

Menurutnya, sejumlah penumpang turun untuk meminta penjelasan, tetapi sopir disebut tidak turun dari bus dan enggan menunjukkan identitas.

Video yang merekam momen perdebatan antara sopir bus Transjakarta dan penumpang lalu beredar di medsos.

Kata Transjakarta, Bantah Ugal-ugalan

Manajemen PT Transportasi Jakarta pun memberikan klarifikasi resmi menyusul kehebohan video tersebut di media sosial. 

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna atas keributan dari insiden tersebut.

"Menanggapi video yang beredar mengenai kejadian pengereman mendadak di dalam bus, saat berada di sekitar Halte Senen Toyota Rangga pada Jumat (11/9/2026) malam, Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan," kata Ayu saat dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (12/9/2026). 

Namun, Ayu juga menepis adanya tudingan bahwa pramudinya mengemudi secara ugal-ugalan. 

Ayu menegaskan bahwa pengereman mendadak pramudi di jalanan itu murni dipicu adanya sebuah motor yang memotong jalur. 

Alhasil, pramudi tersebut pun harus melakukan pengereman demi keselamatan dan mencegah terjadinya tabrakan. 

"Pengereman mendadak dilakukan pramudi sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba," paparnya. 

Tim operasional di lokasi pun disebut langsung memeriksa para penumpang sesaat setelah kepanikan mereda. 

Hasilnya, tidak ada penumpang yang mengalami luka dan seluruhnya dipastikan dalam kondisi aman. 

"Petugas kami di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh pelanggan di dalam armada telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera," lanjut Ayu.

Ayu menyebut pihaknya juga telah meninjau rekaman CCTV yang membuktikan bahwa pramudi itu tidak mengerem mendadak tanpa alasan. 

"Kami telah memeriksa rekaman CCTV dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman yang tepat," kata  Ayu. 

"Transjakarta senantiasa berfokus pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan dalam setiap layanan," lanjutnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.