Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang terjadi di Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo telah meluas hingga memasuki wilayah Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Iya, dari video yang saya kirimkan itu di Jemplang semua lokasinya," kata Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama yang dikonfirmasi ANTARA melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp, Sabtu.
Dia menyebut, titik api tercatat telah merambat dan masuk ke wilayah Jemplang sejak Sabtu sore.
Endrip menyatakan, meluasnya lokasi kebakaran ini dipicu oleh faktor hembusan angin di kawasan Gunung Bromo.
"Iya karena angin," ucapnya.
Meluasnya titik kebakaran di kawasan Gunung Bromo terekam oleh video amatir yang diambil dari arah Bromo Hillside di Jemplang.
Dalam video tersebut kepulan asap berwarna abu-abu nampak terlihat membumbung dan menyelimuti lokasi tersebut.
Kejadian itu menimbulkan kepanikan perekam video dan beberapa orang yang saat kejadian sedang berada di area Bromo Hillside.
Perekam video bersama satu temannya dan beberapa orang di sana pun langsung berlari untuk keluar dari tempat itu.
Perluasan area kebakaran dari Sabana Pengol di Kabupaten Probolinggo ke arah Jemplang di Kabupaten Malang mengharuskan pihak Balai Besar TNBTS menutup total aktivitas wisata di Gunung Bromo.
Penutupan aktivitas wisata itu tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 tentang Penutupan Total Kawasan Wisata Gunung Bromo dari Aktivitas Wisata yang diterbitkan oleh Balai Besar TNBTS.
Jalur akses ke Bromo yang ditutup meliputi empat daerah, yakni Jemplang di Kabupaten Malang, Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, dan Senduro di Kabupaten Lumajang.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang masuk ke dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan kali kedua terjadi dalam kurun waktu satu bulan.
Kebakaran pertama terjadi pada Senin (3/8) yang bermula dari area Blok Bantengan dan selanjutnya menjalar ke Watu Gede, serta sisi wilayah Pasuruan.
Kebakaran kedua terjadi di area Saban Pengol yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Probolinggo pada Kamis (10/9).





