TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan kondisi cuaca Sumbar untuk tujuh wilayah perkotaan pada Minggu (13/9/2026).
Dokumen meteorologi ini memetakan dinamika atmosfer wilayah Sumatera Barat ke dalam fenomena hujan, udara kabur, kabut asap, serta cerah berawan sejak pagi hingga malam hari.
Pergerakan massa udara memicu perbedaan karakteristik cuaca Sumbar antara kawasan pesisir pantai barat dan wilayah dataran tinggi.
Kawasan pesisir seperti Kota Padang dan Kota Pariaman mencatat potensi presipitasi berupa hujan ringan dengan rentang kelembapan udara mencapai batas 98 persen.
Wilayah Kota Bukittinggi dan Kota Sawahlunto mencatat fenomena udara kabur, sementara Kota Solok serta Kota Padang Panjang mengalami hambatan visual berupa kabut dan asap dengan catatan suhu terendah mencapai 17 derajat Celsius.
Rincian parameter atmosfer tujuh kota di Sumatera Barat per 13 September 2026:
(*)