Kebakaran Kembali Terjadi di Bromo, Anggota DPR Minta Kemenhut Sanksi Tegas Pelaku
Laksmi Anindita September 13, 2026 09:35 AM

TRIBUNWOW.COM - Kebakaran kembali menerpa kawasan Savana Pengol di Gunung Bromo hingga memicu perhatian dari pihak legislatif. Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, menilai kejadian berulang ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan dari Kementerian Kehutanan masih perlu diperkuat.

Usman mendesak Kementerian Kehutanan untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh atas insiden tersebut. Menurutnya, penelusuran mendalam wajib dilakukan untuk memastikan apakah kobaran api dipicu oleh faktor kelalaian pengawasan atau ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu.

"Ini ada kebakaran lagi di kawasan Savana Pengol. Penyebabnya harus dicari tahu, apakah sengaja dibakar atau ada kesalahan dalam SOP pengawasan," kata Usman kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).

Usman menilai kejadian kebakaran yang terus berulang tidak boleh hanya ditangani setelah api muncul. Sistem pengawasan dan pencegahan di sekitar kawasan Gunung Bromo perlu diperkuat agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak awal.

Usman pun mendorong Kementerian Kehutanan menambah personel pengawasan yang bertugas di lapangan. Menurutnya, keterbatasan pengawasan dapat menjadi salah satu faktor yang membuat kejadian serupa kembali terjadi.

Baca juga: Dikira Bajak Laut, Reaksi Kocak Emak-Emak saat Kapal Amfibi Pasukan Jepang Mendarat di Pantai Kalbar

"Kalau kebakaran terus terulang, berarti pengawasannya masih kurang. Kemenhut harus meningkatkan pengawasan dan menambah petugas di sekitar kawasan," ujarnya.

Selain mengevaluasi sistem pengawasan, Usman meminta proses penyelidikan dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab apabila kebakaran terbukti disebabkan oleh kesengajaan.

Ia menegaskan, perusahaan maupun individu yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran harus dikenai sanksi tegas. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kebakaran kembali terjadi.

“Kalau ditemukan ada perusahaan atau orang yang sengaja menyebabkan kebakaran, harus diberikan sanksi tegas. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang,” ucap legislator dapil NTT ini.

Usman menambahkan, kawasan Gunung Bromo merupakan kawasan yang perlu mendapat perlindungan dan pengawasan secara konsisten. Kebakaran yang berulang berpotensi merusak ekosistem serta mengancam kelestarian kawasan konservasi.

Sebab itu, ia meminta Kementerian Kehutanan tidak hanya meningkatkan penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan pengawasan di lapangan.

Akibat kobaran api yang membakar area ikonik Bukit Teletubbies tersebut, pihak pengelola memutuskan untuk menutup total akses pendakian dan kunjungan wisata melalui jalur Kabupaten Malang.

Baca juga: Sulsel Langka BBM Dua Bulan Terakhir, Warga Berkeliling Berjam-jam dan Pertamina Minta Maaf

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.