TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kapolda Papua Irjen Patrige Rudolf Renwarin membenarkan terkait pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua tukang potong kayu di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (8/1/2025).
Hal ini dikatakan jenderal bintang dua ini saat ditemui wartawan di ruang lobi Polda Papua, Kamis (9/1/2024).
“Kejadian di Yalimo, hari ini (kemarin-red) saya membenarkan bahwa benar telah terjadi kejadian kekerasan bersenjata dan alat tajam yang membuat dua tukang senso kayu meninggal,” ungkapnya.
Mantan Wakapolda Papua Barat ini menduga, konflik bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yalimo ini perlu diantisipasi, sehingga ke depan tidak terjadi lagi penembakan yang serupa.
“Saat ini kita masih menduga bahwa pembunuhan terhadap dua orang tukang senso kayu ini dilakukan oleh beberapa kelompok KKB yang ada di Kabupaten Yalimo,” ujar Patrige.
Untuk memastikan pelaku pembunuhan dua tukang potong kayu ini, pihaknya perlu melakukan penyelidikan, sehingga bisa mengungkapkan pelaku kriminal bersenjata yang terjadi di Kabupaten Yalimo.
“Kita masih mendalami pelakunya. Apakah pelaku ini ada yang di Kabupaten Yalimo sendiri atau yang dari luar. Inilah yang masih kita dalami,” ujarnya.
“Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya sudah bisa kita identifikasi kelompok pelaku ini dari mana,” tutupnya.
"Sekitar pukul 13.35 WIT telah didapatkan informasi bahwa terjadi aksi penembakan terhadap tukang senso," kata Kapolres Yalimo, Komisaris Polisi (Kompol) Joni Samonsabra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. (*)