Hashim: Lahirnya Danantara Punya Kesan Emosional Bagi Prabowo dan Saya
kumparanBISNIS February 26, 2025 01:40 PM
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengaku lahirnya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara punya kesan emosional baginya sekaligus kakaknya Prabowo Subianto.
“Saya bisa bersaksi bahwa berdirinya Danantara sebenarnya bagi Prabowo dan bagi saya sangat emosional,” ujar Hashim dalam CNBC Economic Outlook 2025 di The Westin, Jakarta Selatan pada Rabu (25/2).
Hal ini karena Danantara menurut Hashim sudah digagas sejak lama oleh Ayahnya yakni Soemitro Djojohadikusumo. Soemitro pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri, Menteri Keuangan, dan Menteri Riset baik selama era Orde Lama maupun Orde Baru.
Namun gagasan tersebut baru bisa terlaksana saat Prabowo menjadi presiden.
“Sayangnya waktu itu pemerintah yang berkuasa belum begitu berkenaan dengan gagasan orang tua kami, tapi tuhan tau, 40 tahun kemudian anaknya, putranya Prof Soemitro diberikan mandat oleh rakyat, diberikan kesempatan untuk mewujudkan cita-cita dari orang tua kami,” kata Hashim.
Sebelumnya, Prabowo meresmikan Danantara pada Senin (242). Pembentukan Danantara berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha milik Negara dan peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang organisasi dan tata kelola badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara.
"Pada hari ini hari Senin tanggal 24 Februari 2025 saya Presiden Republik Indonesia menandatangani undang-undang nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha milik Negara," kata Prabowo.
Selain meneken UU BUMN, Prabowo mengatakan pihaknya juga sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang organisasi dan tata kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.
© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.