3 Turis Tewas di Kamar Hotel, Ditemukan Miras hingga Permen Karet
GH News February 27, 2025 06:03 AM
-

Tiga wisatawan ditemukan tewas di sebuah resor pantai di Belize, Amerika Tengah baru-baru ini. Di tempat kejadian polisi menemukan minuman keras hingga permen karet.

Otoritas di sana kini sedang menyelidiki kemungkinan bahwa kematian mereka disebabkan oleh overdosis obat-obatan. Melansir Fox News, Kamis (27/2/2025) turis-turis itu adalah turis wanita dari Amerika Serikat. Mereka adalah Kaoutar Naqqad (23), Imane Mallah (24), dan Wafae El-Arar (26).

Kaoutar dkk ditemukan meninggal pada Sabtu (22/2) di salah satu kamar di Royal Kahal Beach Resort, San Pedro. Rombongan tersebut terakhir kali terlihat memasuki kamar pada Kamis malam.

Keberadaan mereka diketahui setelah staf resor mencoba menghubungi para turis pada Jumat melalui telepon kamar, namun tidak ada yang merespons. Kemudian, staf resor menggunakan kunci cadangan untuk memasuki kamar pada Sabtu pagi.

Saat itulah, staf resor menemukan para wanita tersebut dalam kondisi sudah tidak bergerak seperti dilaporkan oleh The Associated Press.

Meskipun penyebab kematian mereka masih dalam penyelidikan, staf melaporkan bahwa mulut para wanita berbusa, yang menunjukkan kemungkinan adanya overdosis. Menurut Channel 5 Belize, petugas juga menemukan alkohol dan beberapa permen karet di dalam kamar.

Dan kini polisi tengah menyelidiki apakah barang-barang tersebut dibawa dari Amerika atau diperoleh dari penduduk lokal.

"Saat ini kami belum bisa memastikan bahwa permen karet tersebut menyebabkan kematian, tetapi kami sedang mempertimbangkan semua kemungkinan," kata Komisaris Polisi Chester Williams.

Selain itu, rokok elektrik dan makanan ringan juga ditemukan di kamar mandi turis-turis itu, namun tidak ada tanda-tanda luka atau upaya masuk paksa ke dalam kamar tersebut.

Sebagai informasi, Belize yang terletak di pesisir Laut Karibia merupakan tujuan wisata populer bagi turis Amerika, meskipun pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan untuk berhati-hati saat berkunjung ke negara ini.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mencantumkan peringatan perjalanan bagi warganya di situs web resmi mereka. Peringatan tersebut mencatat bahwa kejahatan kekerasan seperti penyerangan seksual, perampokan rumah, perampokan bersenjata, dan pembunuhan, sering terjadi bahkan pada siang hari dan di daerah wisata.

Kejahatan kekerasan di sana umumnya terkait dengan kelompok geng. Dan peringatan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Belize, dengan penekanan khusus untuk menghindari Belize City, yang terletak sekitar 56 kilometer dari selatan San Pedro.

"Karena tingginya angka kejahatan, wisatawan diminta untuk berhati-hati saat bepergian ke sisi selatan Kota Belize. Polisi setempat tidak memiliki sumber daya dan pelatihan untuk menanggapi kejahatan serius secara efektif," bunyi peringatan tersebut.




© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.