TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pria di Tiongkok menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah berhasil memenangkan mobil sport Maserati senilai Rp 3,8 miliar hanya dengan menghabiskan Rp 4,5 juta dalam permainan lempar cincin di pasar malam Shangqiu, Henan.
Kemenangan yang tampak mustahil ini mengejutkan banyak orang dan memicu diskusi seru di dunia maya.
Permainan tersebut menantang peserta untuk melempar cincin ke target demi mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari hewan ternak seperti sapi dan domba hingga kendaraan mewah.
Pemilik kios mengklaim bahwa meskipun sulit, memenangkan Maserati dalam permainan ini tetaplah memungkinkan meskipun tak banyak yang percaya hingga akhirnya ada yang benar-benar berhasil.
Pada 14 Februari, seorang pria bermarga Wang dari Binzhou, Shandong, memutuskan mencoba peruntungannya.
Dengan tekad dan kesabaran, ia menghabiskan hampir tiga jam dan melempar sekitar 8.000 cincin hingga akhirnya berhasil mengenai target yang membuatnya berhak membawa pulang Maserati.
"Saya masih merasa sakit di tangan. Awalnya hanya iseng, tapi ternyata saya cukup beruntung," ujar Wang.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sering bermain basket dan sudah terbiasa dengan permainan lempar cincin di pasar malam.
Bahkan, sebelumnya ia pernah memenangkan enam angsa hanya dengan menghabiskan Rp 330 ribu saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Namun, euforia kemenangan Wang sedikit meredup setelah terungkap bahwa hadiah Maserati tersebut bukan untuk kepemilikan penuh, melainkan hanya hak penggunaan selama satu tahun.
Kini, Wang tengah bernegosiasi dengan pemilik kios untuk menukar hadiah tersebut dengan uang tunai, mengingat membawa mobil itu pergi bisa berdampak pada bisnis pemiliknya.
Kisah ini memicu berbagai reaksi di media sosial. Sebagian netizen menilai lebih baik Wang mencairkan hadiah tersebut dalam bentuk uang tunai, mengingat biaya perawatan Maserati yang sangat tinggi.
"Jika terjadi kerusakan, biaya perbaikannya bisa mencapai puluhan ribu yuan," ujar salah satu komentar.
Ada juga yang memberikan saran lain, seperti menyewakan Maserati sebagai mobil pengantin untuk mendapatkan keuntungan lebih.
Beberapa orang bahkan bercanda bahwa pemilik kios mungkin tidak menyangka ada yang benar-benar bisa memenangkan hadiah utama tersebut.
Terlepas dari bagaimana Wang akan memanfaatkan kemenangannya, kisah ini tetap menjadi hiburan tersendiri bagi warganet.
Keberuntungan luar biasa yang dialaminya membuktikan bahwa kadang-kadang, sesuatu yang tampak mustahil bisa benar-benar terjadi.
Sementara itu di lain sisi, seorang wanita pemilik Rolls Royce di Guangzhou, China, menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kecelakaan dengan pengemudi truk yang menabrak mobil mewahnya, merusak bumper dan lampu depan.
Meskipun kerusakan pada mobilnya cukup signifikan, wanita tersebut tetap tenang dan menunjukkan kemurahan hatinya.
Dia memberi tahu pengemudi truk bahwa dia tidak perlu membayar ganti rugi atas kejadian tersebut.
Polisi yang datang ke lokasi kecelakaan menyatakan bahwa pengemudi truk bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
Meskipun wanita itu berhak untuk mengklaim ganti rugi, ia memilih untuk tidak melakukannya.
Sebaliknya, dia mengungkapkan rasa empatinya terhadap pengemudi truk.
Dia memilih untuk tidak membebankan biaya perbaikan pada orang tersebut, hal tersebut menunjukkan jika wanita tersebut memiliki kemurahan hati yang luar biasa.
Dia mengeluarkan ponselnya untuk memotret kondisi mobilnya dan menjelaskan bahwa, "Jika saya tidak bisa mengubah apa yang telah terjadi, saya hanya akan menerima kenyataan bahwa itu terjadi."
Melalui unggahan di Douyin (seperti TikTok di China), wanita tersebut berbagi alasan di balik tindakannya yang luar biasa.
Dia menjelaskan bahwa pengemudi truk telah memiliki asuransi, namun dia tahu bahwa jumlah tersebut tidak akan cukup untuk menutupi biaya perbaikan Rolls Royce-nya.
Menyadari hal ini, wanita tersebut memutuskan untuk melepaskan klaimnya dan memberi tahu pengemudi truk bahwa dia tidak perlu khawatir tentang biaya perbaikan.
"Dia mencari nafkah dengan truknya, dan saya tahu tidak mudah untuk menghidupi keluarganya.
Selama dia baik-baik saja, saya baik-baik saja dengan itu," ujarnya dalam video Douyin-nya dikutip TribunTrends, Rabu, (11/12/2024).
Meskipun biaya perbaikan kerusakan belum diungkapkan, pengemudi truk masih menunggu respons dari pihak terkait untuk mengetahui total biaya yang diperlukan.
Sikap bijaksana dan penuh pengertian dari wanita ini menunjukkan sisi kemanusiaan yang langka, serta mengingatkan kita tentang pentingnya empati terhadap orang lain, terutama dalam situasi yang sulit.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)