Mau Luncurkan ETF Emas, BEI Tunggu Restu OJK
GH News February 27, 2025 10:05 PM

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) Emas tahun ini, menyusul peresmian bullion bank atau bank emas. Peluncuran ETF Emas ditargetkan setelah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terbit yang memberikan izin terkait ETF .

"Target kami tahun ini. Cuma apakah dilakukan di Q3 atau Q4. Nanti kami update kembali," kata Direktur Pengembangan PT BEI, Jeffrey Hendrik, kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Jeffrey mengatakan, POJK Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion menjadi peluang bagi BEI memanfaatkan ekosistem emas melalui peluncuran produk ETF. Menurutnya, produk ETF mudah diterima dengan underlying emas.

"Underlying emas ini akan dapat dimanfaatkan oleh investor yang sudah ada saat ini. Kemudian juga investor yang selama ini secara tradisional berinvestasi di emas fisik dan juga investor-investor lainnya. Baik individu maupun kelembagaan," ungkapnya.

Jeffrey menambahkan, ETF emas merupakan salah satu bentuk produk diversifikasi investor. Ia mengatakan, BEI telah berdiskusi dengan salah satu pengelola layanan bank emas, PT Pegadaian dan sejumlah pihak lainnya terkait peluncuran produk ETF emas.

"Kami juga sudah berdiskusi dengan DSN MUI untuk berdiskusi bagaimana agar produk ini nantinya bisa mendapatkan fatwa kesesuaian syariah untuk memberikan ketenangan kepada investor," jelasnya.

"Kami sedang berdiskusi dengan OJK untuk menunggu POJK terkait produk ETF emas ini. Nah nanti setelah ada POJK-nya tentu kami juga akan menyusun peraturan bursanya dan kemudian nanti menerbitkan produknya," tutupnya.

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.