Penulis J.S. Khairen Berbagi Tips dan Sapa Penggemar di Gramedia Kayutangan Malang
GH News February 28, 2025 12:06 AM

TIMESINDONESIA, MALANG – Perayaan re-opening Gramedia Kayutangan Malang semakin semarak dengan Meet and Greet serta Booktalk bersama penulis ternama, J.S. Khairen.

Kehadiran J.S. Khairen di Malang, Kamis (27/2/2025) menjadi momen yang telah lama dinantikan.

"Sebenarnya, rencana untuk datang ke Malang sudah ada sejak 2023, tapi baru bisa terlaksana tahun ini. Rasanya lega dan senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan teman-teman di sini," ujar penulis novel Melangkah itu dengan senyum hangat.  

Dalam Booktalk kali ini, Khairen membahas dua karyanya yang cukup berbeda dari buku-bukunya sebelumnya, yakni Hal yang Tak Kau Bawa Pergi Saat Meninggalkanku dan Rinduku Sederas Hujan Sore Itu.

Kedua buku tersebut berisi kumpulan cerpen — sebuah eksplorasi baru yang, menurut Khairen, memberikan ruang lebih luas untuk menceritakan banyak kisah dalam berbagai sudut pandang.  

Tak sekadar diskusi buku, acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif.

Para penggemar berkesempatan bertanya langsung kepada Khairen, mulai dari proses kreatif hingga tips menjaga konsistensi dalam menulis.

Salah satu peserta bahkan dengan antusias membagikan cerita tentang bagaimana ia pertama kali mengenal karya Khairen dan merasa terinspirasi untuk mulai menulis novel sendiri.  

Menanggapi hal itu, Khairen memberikan nasihat sederhana namun bermakna. "Kalau kalian ingin serius menulis, mulailah dengan menulis 2-3 jam setiap hari. Nggak perlu terlalu lama, yang penting konsisten," ujarnya.  

Menjelang akhir acara, suasana semakin hangat ketika Khairen meluangkan waktu untuk menandatangani buku dan berfoto bersama para peserta.

Rasa antusias terpancar dari wajah-wajah yang tak ingin melewatkan momen berharga ini. Sebelum itu, penulis dari buku dompet ayah sepatu ibu, menyempatkan juga untuk membaca noted yang para penggemar nya buat. 

Acara ini tidak hanya menjadi ajang bertemu idola, tetapi juga harapan baru bagi dunia literasi di Malang. Diharapkan, semangat yang tercipta dari pertemuan ini bisa memperkuat budaya membaca dan menulis, terutama di kalangan anak muda, sejalan dengan semangat komunitas sastra dan seni yang terus tumbuh di kota ini. (*)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.