Plt Irjen Kemenag Ajak Civitas Akademika IAIN SAS Babel Sukseskan 8 Program Prioritas
GH News February 28, 2025 12:06 AM

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Plt. Irjen Kemenag), Faisal Ali Hasyim mengajak seluruh civitas akademika Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) untuk menyukseskan program prioritas Kemenag Beragama Berdampak. 

Ajakan menyukseskan program prioritas Kemenag Beragama Berdampak ini disampaikan Plt. Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim saat mengunjungi dan berbicara dihadapan civitas akademika IAIN SAS Babel pada Kamis (27/2/2025). 

Plt. Irjen Kemenag, Faisal menjelaskan, terdapat 8 program prioritas Kemenag, yakni kerukunan umat beragama dan internalisasi ajaran agama, ekoteologi, cinta kemanusiaan, pendidikan unggul terintegrasi, pesantren berdaya, pemberdayaan ekonomi umat, transformasi haji dan halal, dan digitalisasi layanan keagamaan.

Dalam arahannya, Faisal juga menekankan pentingnya transformasi peran para dosen dan guru, agar tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Teknologi dan informasi yang semakin maju tidak selalu membawa dampak negatif. Justru, jika digunakan dengan bijak, hal ini bisa menjadi alat utama untuk mempermudah proses pembelajaran dan mendukung transformasi pengetahuan,” tegasnya.

Menurutnya para pengajar di PTKIN memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan modern. "Siapa di sini dosen yang sudah memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran?", tanya Faisal di sela arahannya.

Dikatakan Faisal, pendidikan saat ini tidak bisa lepas dari teknologi dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan global. Faisal menyebut untuk mewujudkan good governance university, motor pada perguruan tinggi terletak pada 3 hal utama.

"Tiga hal utama yang menjadi motor penggerak PTKIN adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan pengendalian internal oleh Satuan Pengawas Intern (SPI)," pungkasnya.(*)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.