BANJARMASINPOST.CO.ID - Akhirnya AC Milan dan Inter Milan bernasib sama persis saat melakoni lanjutan Liga Italia 2024-2025.
Ini terjadi saat Venezia-nya Jay Idzes melewati laga super dramatis.
Memang, sebanyak delapan klub memainkan pekan ke-28 pada Sabtu (8/3/2025).
Rangkaian pertandingan dimulai dari derbi tim promosi antara Como dan Venezia.
Bertarung di Stadio Giuseppe Sinigaglia, pertarungan berakhir tanpa pemenang dengan skor 1-1.
Duel berlangung sengit dan tak menghasilkan gol selama babak pertama.
Empat menit selepas rehat, Como membuka keunggulan lewat aksi Jonathan Ikone.
Proses gol berawal dari akselerasi sang bomber di luar kotak penalti.
Pergerakann Ikone terus diikuti oleh Idzes sampai memasuki area terlarang Venezia.
Setelah mendapat ruang tembak di sisi kiri, dia meluncurkan bola ke tiang jauh.
Si kulit bulat pun melesat mulus di pojok bawah kanan gawang kawalan Andrei Radu.
Jay Idzes sudah berusaha untuk menghalau tendangan Ikone dengan sliding, tapi gagal.
Peristiwa super dramatis terjadi pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, dan membawa berkah bagi Venezia.
Mereka mendapatkan penalti setelah Franco Carboni dilanggar Ivan Smolcic di area terlarang.
Maju sebagai eksekutor, Christian Gytkjaer berhasil nyekor lewat titik putih sekaligus menyelamatkan Venezia dari kekalahan.
Beralih ke pertandingan lain, dua jagoan Milan mendapati nasib yang sangat mirip.
Mereka kompak meraih kemenangan 3-2 setelah kebobolan dua gol lebih dulu.
AC Milan mengalaminya di kandang Lecce.
Tim tamu melewati satu jam pertama pertandingan dengan tertinggal 0-2 akibat dibobol Nikola Krstovic.
Masuk menit ke-ke-68, Milan memangkas selisih skor berkat gol bunuh diri Antonino Gallo.
Setelahnya, Christian Pulisic muncul sebagai penyelamat Milan.
Bintang timnas Amerika Serikat itu menghadirkan gol penyama kedudukan via penalti pada menit ke-73.
Delapan menit kemudian, Pulisic kembali menjebol gawang Lecce untuk membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan Milan.
Sementara di tempat lain, Giuseppe Meazza, Inter Milan comeback atas Monza.
Torehan dari Samuele Birindelli serta Keita Balde bikin I Nerazzurri tertinggal dua gol.
Kemudian Inter membalas lewat sundulan Marko Arnautovic sebelum babak pertama selesai.
Usai jeda pertandingan, Inter berhasil memutar balikkan keadaan.
Tembakan first time Hakan Calhanoglu melahirkan gol penyama kedudukan buat Inter.
Masuk menit ke-77, pasukan berkostum biru-hitam balik memimpin perolehan skor usai Giorgos Kyriakopoulos melakukan go bunuh diri.
Keunggulan Inter bertahan sampai terdengar bunyi panjang peluit.
Hasil ini membuat Inter nyaman menduduki puncak klasemen sambil mengantongi 61 poin.
Adapun AC Milan menguasai tangga kedelapan (44 angka)
Como 1-1 Venezia (Jonathan Ikone 49'; Christian Gytkjaer 90+5'-pen)
Parma 2-2 Torino (Mateo Pellegrino 60', 82'; Eljif Elmas 19', Che Adams 72')
Lecce 2-3 AC Milan (Nikola Krstovic 7', 59'; Antonino Gallo 68'-bd, Christian Pulisic 73'-pen, 81')
Inter Milan 3-2 (Marko Arnautovic 45+1', Hakan Calhanoglu 64', Giorgos Kyriakopoulos 77'-bd; Samuele Birindelli 32', Keita Balde 44')
(Banjarmasinpost.co.id/Bolasport.com)