TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG - Polres Tapanuli Tengah laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2025 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1446H tahun 2025 di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis serta Dansat Radar 234/Sibolga Letkol Alif Syaifuddin Rahman, Kamis (20/3/2025) pukul 08.00 WIB.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Ketupat Toba 2025 yang akan diselenggarakan selama 14 hari mulai tanggal 26 Maret s.d. 8 April 2025 dengan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.
Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama, yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, penyeberangan laut, penghentian pekerjaan proyek konstruksi, dan pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.
"Untuk itu, pedomani pelaksanaan SKB ini dan sosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran media, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik," ujarnya.
Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, akan dilakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, memastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu, serta menindak tegas pelaku penimbunan.
Akan dilaksanakan Optimalisasi layanan 110 sebagai hotline pelayanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik
Kapolres Tapteng juga menambahkan bahwa Operasi Ketupat Toba 2025 di Polres Tapanuli Tengah melibatkan 140 personel dibantu instansi gabungan terkait dan akan menempati 5 pos yang terdiri dari 2 pos pengamanan, 2 pos pelayanan dan 1 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.
"Operasi ini fokus pada objek pengamanan berupa masjid, lokasi salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan dan bandara," ujar Kapolres.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, BMKG, Basarnas, Jasa Raharja, Jasa Marga, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2025. (*)