Gak Level, Hotman Paris Ogah Disebut Rival Razman Nasution
Ulfa Lutfia Hidayati March 26, 2025 03:34 PM

Laporan wartawan Grid.ID, Ulfa Lutfia

Grid.ID - Pengacara Hotman Paris dengan tegas menolak disebut rival Razman Nasution. Selama ini Hotman Paris dan Razman terlibat perseteruan.

Puncaknya Hotman Paris melaporkan Razman atas dugaan pencemaran nama baik. Sejak saat itu hubungan dua pengacara itu memanas.

Namun Hotman Paris justru tidak mau disebut berival dengan Razman. Alasannya karena menurut Hotman dari sisi keilmuan serta sepak terjang di dunia hukum, Razman Nasution kalah jauh darinya.

"Hotman versus pengacara top dunia, bukan versus Razman. Razman itu kelasnya si Vadel," tegas Hotman Paris saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/3/2025).

Ia juga membandingkan klien-klien besar yang pernah menggunakan jasanya. Tak hanya di Indonesia, klien Hotman juga datang dari luar negeri.

"Hotman itu levelnya pengacara-pengacara top di Singapura, pengacara top di Wall Street, konglo-konglo. Jadi jangan bilang versus Razman. Aku itu hanya menghajar dia secara hukum," papar pria berdarah Batak itu.

Oleh karena itu, pengacara bergaya perlente itu percaya diri menyebut levelnya sudah jauh di atas Razman. Hotman juga melabeli dirinya sebagai pengacara internasional karena sering menangani kasus hukum di luar negeri.

"Untuk dia mencapai level saya itu sudah terlalu jauh. Mereka marah kalau saya bilang saya pengacara internasional, emang iya," kata Hotman.

"Kasus-kasus raksasa kan gue yang pegang, hampir semua naga gue pegang. Aku pengacara Prabowo 25 tahun makanya, kamu salah orang, salah lawan," sambungnya.

Hotman Paris juga menyoroti sumpah advokat Razman yang dicabut. Ini imbas dari aksi ricuhnya saat menjalani sidang kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (6/2/2025) lalu.

Selain itu, Razman juga dijatuhi sanksi etik berupa pemberhentian tetap dari organisasi advokat yang menaunginya. Sehingga Razman kehilangan haknya untuk menjalani profesi sebagai advokat.

"Dia sudah tidak bisa sidang. Itu hukuman paling berat. Itu aja sebenarnya sudah puas saya," pungkas Hotman.

"Dengan dia duduk sebagai terdakwa, itu sudah sangat menyedihkan untuk seorang pengacara. BAS-nya dicabut itu super menyedihkan. Kemudian diadukan lagi oleh pengadilan," tutupnya.

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.