Grid.ID – Nama Fajar Sadboy sempat viral di media sosial dan beberapa podcast milik artis Tanah Air, salah satunya komedian Denny Cagur. Fajar mendadak viral karena ia kerap menceritakan nasib asmaranya yang kandas di tengah jalan alias putus cinta dengan gaya uniknya.
Fajar yang selalu tampil sambil menangis tiap kali disinggung soal nasib asmaranya itu, mengaku sudah berkali-kali berpacaran, namun selalu bernasib kurang baik. Namun sebaliknya, karier Fajar di dunia hiburan malah terang benderang. Fajar beberapa kali diundang untuk jadi pengisi acara bersama deretan komika terkenal.
Bicara soal karier Fajar yang ian meroket, rupanya awalnya Fajar sama sekali tak memiliki bayangan bisa bekerja di Jakarta. Maklum, Fajar adalah putra daerah yang sebelumnya tak pernah menginjakkan kaki ke Ibu Kota. Bahkan, hijrahnya Fajar dari kampung halamannya di Gorontalo, sempat tak direstui oleh ibundanya, Rahmiati.
“Aku izin ya ma untuk merantau ke Jakarta, entah pekerjaan apa yang akan aku dapatkan di sana, ingin melihat suasana di Jakarta kayak apa,” kata Fajar kala itu.
“Terus mama bilang ‘di sana kota keras, Jar’,” kata Fajar mengutip ucapan ibundanya.
Ibunda Fajar memiliki alasan kuat ketika melarang anak ketiganya itu untuk merantau ke Jakarta. Sebab, saat itu fajar baru berusia 15 tahun dan tak memiliki bekal apapun untuk pindah dan bekerja di Jakarta. Bagi ibunda Fajar, Ibu Kota itu kejam dan menakutkan.
“Dia masih kecil, saya bilang Jakarta keras dan menakutkan, kita kan dari kampung ya. Dia umur 15 tahun waktu itu, sekarang 17 tahun,” kata Rahmiati.
Selama Fajar ada di Jakarta, sang bunda rela pulang dan pergi dari Gorontalo untuk menengok putranya. Beruntung, Fajar cepat beradaptasi dan malah bisa mendapatkan penghasilan di Jakarta. Nyatanya, Fajar malah menjadi artis dadakan dan bisa mengais rezekinya dari sana.
“Fajar di sini sudah 2 tahun lebih, aku bolak-balik dari Gorontalo, kan ada anak di sana juga,” katamya.
“Awalnya banget sama bang Denny Cagur,” kata Fajar menambahkan.
“Alhamdullillah, gak nyangka juga,” kata ibunda Fajar.
Jika diingat, Fajar memutuskan untuk pindah ke Jakarta saat usia 15 tahun, di mana itu adalah usia aktif seorang anak untuk bersekolah. Rupanya, Fajar memutuskan untuk putus sekolah dan mengadu nasib di Iby Kota.
Dari kisah-kisahnya yang viral, Fajar memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan putus sekolah karena putus cinta. Namun, alasan sesungguhnya lebih dalam dari itu. Fajar rela putus sekolah dan bekerja di Ibu Kota, agar kedua kakak dan adiknya bisa melanjutkan sekolah mereka.
“Yang paling tua masih kuliah. Aku mau menafkahi kakaku, saya sudah lama di Jakarta jadi saya tau apa arti Jakarta,” kata putra pasangan Rahmiati Humola dan Erol Labatjo itu.
“Aku berpikir laki kalau bukan aku siapa lagi yang jadi tulang punggung mereka, aku pengin lihat kakak dan adik sukses, kalau pria sejati gak bercerita kan,” kata Fajar puitis.
Beruntung, keputusan Fajar untuk mengadu nasib di Jakarta adalah hal yang tepat. Ia tak hanya bisa membantu kakak dan adiknya untuk tetap sekolah, tapi juga bisa membeli rumah dan membuka usaha warung makan untuk ibunda tercinta.
“iya (beli rumah dan bikin warung) di Pondok Bambu, tinggal di sana juga,” kata pemilik nama asli Fajar Labatjo itu.
“Pagi jam 6 mulai jualan, kalau bulan puasa jualan takjil. Jualan nasi kuning Gorontalo. Dijual satu kotak Rp15 ribu, gak menentu lakunya, kadang ada pesanan juga,” kata Rahmiati.