TRIBUNNEWS.COM - Red Sparks menang di set pertama final kedua Liga Voli Korea melawan Pink Spiders dengan poin 23-25, Rabu (2/4/2025).
Dalam laga yang digelar di Incheon Samsan World Gymnasium itu, Megawati mencetak enam poin di set pertama, sedangkan Vanja Bukilic membuat tujuh poin untuk membuat Red Sparks unggul.
Di laga ini sendiri, Red Sparks mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Libero mereka, Noh Ran di mana di final sebelumnya ia absen.
Laga set pertama diwarnai dengan kontroversial di ujung laga. Wasit memberikan poin kemenangan untuk Red Sparks yang kemudian di protes keras Pink Spiders.
Pink Spiders mengandalkan Tutku yang menyumbang cukup banyak poin di set pertama.
Adapun laga saat ini masih dilanjutkan di set kedua yang mana bisa disimak melalui TVRI.
Baca juga: Skenario Red Sparks Juara Liga Voli Korea, Jalan Megatron Cs Tidak Ditentukan Hari Ini
Red Sparks mengawali set pertama dengan baik. Sebuah service ace dari Seung-Ju Pyo dan smash dari Vanja Bukilic membuat mereka unggul 0-2.
Pink Spiders mendapatkan poin pertama berkat kesalahan spike Bukilic yang keluar dari arena permainan.
Permainan ketat pun langsung tersaji setelahnya di mana kedua tim saling berbalas poin demi poin.
Pink Spiders unggul 6-5 setelah kapten mereka Kim Yeon-koung berhasil memblock smash dari Megawati Hangestri Pertiwi.
Keunggulan satu poin benar-benar dijaga Pink Spiders hingga memasuki pertengahan set.
Tim asuhan Marcello Abbondanza ini unggul 12-10 setelah mendapatkan poin service ace.
Red Sparks sempat menyamakan poin menjadi 14-14, namun sebuah block out dan kesalahan umpan Yeum Hye-Seon membuat Pink Spiders kembali unggul 16-14.
Hingga interval kedua, penampilan Megawati Hangestri terlihat belum maksimal. Ia masih cukup sedikit mendapat umpan untuk membuat serangan.
Serangan gagal dari Megawati yang di block membuat Pink Spiders menjauh di angka 18-14.
Namun Mega membuat penebusan di serangan berikutnya yang akhirnya mengecilkan jarak poin menjadi 18-15.
Serangan gagal dari Megawati yang di block membuat Pink Spiders menjauh di angka 18-14.
Namun Mega membuat penebusan di serangan berikutnya yang akhirnya mengecilkan jarak poin menjadi 18-15.
Sebuah luckball dari Mega lewat digging serta service acenya membuat Red Sparks menyamakan poin menjadi 18-18.
Momentum Red Sparks terhenti setelah tiga kali kesalahan dari pemain Red Sparks, termasuk smash Megawa yang di block.
Terhitung, memasuki poin 20-19, sudah tiga kali smash Megawati di block oleh pemain Pink Spiders.
Beruntung Red Sparks langsung bisa kembali fokus. Mereka menyamakan poin kembali di angka 21-21.
Laga semakin sengit memasuki poin-poin akhir. Red Sparks berbalik unggul 21-23 setelah smash kencang dari Vanja Bukilic.
Laju keunggulan Red Sparks sempat terputus dan disamakan menjadi 23-23 setelah kesalahan dari Pyo Seung-Ju.
Setelah Red Sparks sempat mencapai set poin lebih dulu, drama di akhir set pertama terjadi.
Wasit sempat menghentikan permainan setelah mengira pemain Red Sparks melakukan pelanggaran ketika melakukan block.
Namun Ko Hee-jin mengambil challenge dan akhirnya wasit memutuskan untuk memberikan poin untuk Red Sparks.
Keputusan wasit memberikan poin untuk Red Sparks di ujung set pertama ini mendapat protes keras dari pemain Pink Spiders dan sang pelatih Marcello Abbondanza.
Namun keputusan wasit tetap bulan dengan memberikan poin untuk Red Sparks yang akhirnya menutup set pertama dengan 23-25.
(Tio)