TIMESINDONESIA, BANJAR – Terminal Tipe A Kota Banjar geger dengan kematian seorang pemudik di dalam Bus Budiman jurusan Cilacap-Tasikmalaya, Rabu sore (2/4/2025).
Usut punya usut, pemudik yang menjadi penumpang di Bus tersebut rupanya merupakan warga Lingkungan Pintusinga RT 01 RW 18 Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar berinisial AM (58).
Diungkap Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K, korban diduga meninggal karena serangan jantung dan diketahui setelah penumpang di sebelahnya berniat turun dari bus namun terhalang tubuh korban.
"Awalnya dikira tidur oleh penumpang di sebelahnya tapi setelah mencoba dibangunkan beberapa kali tak bangun akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polisi di Pos PAM Terminal," ungkapnya.
Polisi yang tengah berjaga di Pos PAM kemudian sigap menghubungi PMI dan pihal keluarganya berdasarkan data KTP yang ditemukan pada jasad korban.
"Korban dievakuasi ke RSUD dengan menggunakan ambulans PMI dan setibanya dikamar jenazah RSUD Kota Banjar sudah ada keluarganya yang menunggu," sambungnya.
Berdasarkan informasi dari keluarganya, korban memiliki riwayat jantung, hipertensi dan diabetes dimana akhir - akhir ini korban sering mengeluh sakit dibagian dada sebelah kiri.
"Keluarga korban menolak autopsi terhadap korban dan menerima kejadian ini sebagai takdir dari Alloh SWT yang kemudian jenazah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka," ujarnya.
Menurut keterangan dari dokter Forensik RSUD Kota Banjar, Dr. Hendrik, berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah tidak ditemukan luka- luka akibat dari tindak pidana atau kejahatan. "Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung," cetusnya.
Rencananya, jenazah korban akan dikebumikan Kamis besok di TPU Junti dan saat ini sudah dibawa oleh keluarganya ke rumah duka. (*)