Lindungi Akun WhatsApp dari Peretasan dengan Langkah-Langkah Ini
Suara Jatim Post April 03, 2025 09:20 AM

WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan paling populer di dunia, dengan lebih dari 2,5 miliar pengguna global dan sekitar 86,9 juta pengguna di Indonesia pada tahun 2024. Seiring dengan popularitasnya, ancaman peretasan terhadap akun WhatsApp juga semakin meningkat. Meskipun WhatsApp telah menyediakan berbagai fitur keamanan, pengguna tetap perlu waspada agar akun mereka tidak menjadi sasaran kejahatan siber.

WhatsApp telah menerapkan teknologi keamanan seperti enkripsi end-to-end untuk melindungi percakapan pengguna, serta fitur verifikasi dua langkah (2FA) sebagai perlindungan tambahan. Namun, risiko peretasan masih ada, dengan modus yang beragam, mulai dari pencurian data hingga penyalahgunaan akun untuk tindak penipuan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami tanda-tanda peretasan dan cara mengatasinya.

Tanda-Tanda Akun WhatsApp Diretas

Jika akun WhatsApp Anda mengalami hal-hal berikut, bisa jadi ada pihak lain yang berusaha mengaksesnya:

  1. OTP Mencurigakan – Menerima kode verifikasi (OTP) padahal tidak melakukan permintaan bisa menjadi tanda bahwa seseorang mencoba masuk ke akun Anda.

  2. Keluar dari Akun Secara Tiba-Tiba – Jika WhatsApp meminta Anda untuk masuk kembali tanpa alasan yang jelas, ini bisa menandakan akun sedang diakses dari perangkat lain.

  3. Pesan Terkirim Tanpa Sepengetahuan Anda – Jika ada pesan terkirim yang bukan berasal dari Anda, kemungkinan akun telah diretas.

  4. Panggilan Tak Dikenal – Menerima panggilan yang tidak pernah Anda lakukan bisa menjadi indikasi adanya aktivitas mencurigakan di akun Anda.

  5. Perubahan Status yang Tidak Diketahui – Jika status WhatsApp Anda berubah tanpa Anda yang melakukannya, ada kemungkinan akun telah dikendalikan oleh pihak lain.

Langkah Cepat Jika Akun WhatsApp Diretas

Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas, segera ambil langkah berikut untuk mengamankan akun:

  1. Laporkan ke WhatsApp – Kirim email ke WhatsApp dengan subjek "Lost/Stolen: Please deactivate my account" agar akun bisa segera dinonaktifkan sementara.

  2. Masuk Kembali ke Akun – Hapus dan instal ulang aplikasi WhatsApp, lalu masuk kembali dengan nomor yang terdaftar untuk mendapatkan kode OTP baru.

  3. Gunakan Kunci Layar – Bagi pengguna Android, aktifkan fitur sidik jari atau PIN untuk menambah perlindungan.

  4. Periksa WhatsApp Web – Pastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akun Anda melalui WhatsApp Web. Jika menemukan perangkat mencurigakan, segera keluarkan.

Cara Mencegah Peretasan WhatsApp

Untuk menjaga keamanan akun, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA) – Fitur ini menambahkan lapisan keamanan dengan meminta kode PIN tambahan saat login.

  • Jangan Berikan OTP ke Siapa Pun – WhatsApp tidak pernah meminta kode OTP dari pengguna, jadi jangan pernah membagikannya.

  • Hindari Aplikasi Tidak Resmi – Jangan mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, karena bisa saja mengandung malware berbahaya.

  • Waspadai Social Engineering – Jangan mudah tertipu oleh modus penipuan yang mengatasnamakan pihak resmi untuk mencuri data Anda.

Peretasan akun WhatsApp adalah tindakan ilegal yang bisa dilaporkan kepada pihak berwenang. Meskipun WhatsApp sudah menerapkan sistem keamanan canggih, tanggung jawab menjaga akun tetap aman juga berada di tangan pengguna. Dengan selalu waspada dan menerapkan langkah-langkah perlindungan yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban peretasan. 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.