Foto AI ala Studio Ghibli ChatGPT Bikin Server OpenAI Kewalahan
kumparanTECH April 03, 2025 09:22 AM
Pengguna ChatGPT melonjak gegara kehadiran fitur baru yang dapat menghasilkan gambar bergaya animasi khas Studio Ghibli. Akibatnya, infrastruktur OpenAI, pengembang ChatGPT, kewalahan.
CEO OpenAI, Sam Altman, mengakui server perusahaan kepanasan karena berusaha memenuhi tingginya permintaan pengguna ChatGPT yang menyulap fotonya menjadi gambar Ghibli. Ia meminta pengguna bersiap menghadapi penurunan pengalaman dan performa ChatGPT.
"Kami tengah mengendalikan semuanya, tetapi Anda harus bersiap rilis baru dari OpenAI akan tertunda, ada yang rusak, dan layanan terkadang melambat karena kami menghadapi tantangan kapasitas," tulis Altman di akun X (dulu Twitter).
Meski saat ini pengguna mungkin mengalami perlambatan layanan, OpenAI berjanji akan segera mengatasinya. Dengan upaya peningkatan infrastruktur yang tengah berlangsung, perbaikan diharapkan segera terealisasi dalam waktu dekat.
Foto AI ala Studio Ghibli ChatGPT Picu Kontroversi
Fitur baru ChatGPT yang dapat menghasilkan gambar bergaya animasi khas Studio Ghibli bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi itu menunjukkan kekuatan teknologi AI. Di sisi lain, itu membuat para seniman prihatin karena dinilai melanggar hak cipta karya seni, dan mereka mempermasalahkan pelanggaran etika yang dilakukan oleh OpenAI.
Update ChatGPT-4o, yang dirilis hari Selasa, 25 Maret 2025, menampilkan banyak kemajuan. OpenAI melatihnya agar dapat melakukan generate gambar ke berbagai macam gaya karya seni, baik itu gambar diam maupun gambar bergerak.
Banyak netizen dan media yang membuat tutorial untuk mengubah foto menjadi animasi khas Studio Ghibli. Hal ini tentu menuai pro dan kontra di kalangan netizen, terutama para seniman atau pekerja kreatif.
"Setiap pagi, dalam beberapa hari terakhir, saya melihat teman saya yang memiliki disabilitas. Sangat sulit baginya untuk sekadar melakukan tos; lengannya yang berotot kaku tidak dapat menjangkau tangan saya. Sekarang, ketika memikirkannya, saya tidak bisa menonton hal-hal ini dan menganggapnya menarik. Siapa pun yang menciptakan hal-hal ini tidak tahu apa itu rasa sakit," ujar Miyazaki.