Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Mulai Tidak Teratur, Pedagang Kembali Jualan di Depan Pintu
Indry Panigoro April 03, 2025 10:30 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini potret terbaru Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara (Sulut).

Pasar Bersehati kembali tak teratur.

Tampak Pasar Bersehati mulai semrawut.

Pedagang mulai jualan di depan pintu masuk bagian belakang gedung Pasar Bersehati Manado.

Terlihat sejumlah pedagang berjualan di tempat yang tidak seharusnya.

Hal inipun membuat Pasar Bersehati Manado tak sama seperti yang dulu bersih dan rapi.

Hal itu sebagaimana pantau Tribumanado.com, Rabu (2/4/2025) sejumlah pedagang di Pasar Bersehati Manado, berjualan di luar gedung.

Di antaranya sejumlah pedagang rempah-rempah dan sayuran terlihat berjualan di depan pintu masuk dekat area parkir.

Padahal mereka dilarang untuk berjualan di situ karena menganggu pembeli.

Selain itu, berjualan disitu tidak sesuai dengan aturan Perumda Pasar Manado.

"Jadi kotor dan amburadul Pasar Bersehati, padahal sudah ada tempat diatas," ujar salah satu warga.

Ia meminta pihak Perumda Pasar Manado untuk secepatnya menindak para pedagang yang melanggar aturan.

"Kalau melanggar secepatnya ditindak," ungkapnya.

KONDISI - Pasar Bersehati Manado - Sulawesi Utara dulu dan sekarang (kiri - kanan). Kini di tiga bulan awal 2025 kondisinya sudah amburadul. Pedagang tampak berjualan di depan pintu masuk.
KONDISI - Pasar Bersehati Manado - Sulawesi Utara dulu dan sekarang (kiri - kanan). Kini di tiga bulan awal 2025 kondisinya sudah amburadul. Pedagang tampak berjualan di depan pintu masuk. (Ferdi Guhuhuku/Tribunmanado.co.id.)

Sebelumnya, Direktur Utama Perumda Pasar Manado Lucky Senduk buka suara terkait kritikan pembeli terhadap sejumlah pedagang yang berjualan di luar gedung ini.

Lucky menejelaskan, pihaknya sudah menertibkan pedagang yang berjualan di area tersebut.

Namun, para pedagang tetap berjualan di sana meski sudah dilarang.

"Mereka seperti kucing-kucingan dengan petugas. Tidak ada kesadaran untuk menjaga kondisi pasar agar tertib," jelasnya.

Lucky mengimbau agar masyarakat khususnya pembeli mendukung Perumda Pasar Manado dengan tidak berbelanja ke mereka.

Dengan begitu para pedagang yang melanggar aturan tersebut tidak akan lagi berjualan di area tersebut.

"Selama pembeli juga belanja ke mereka, mereka tetap akan cari-cari kesempatan berjualan di area terlarang," pungkasnya.

"Kita sudah tertibkan namun tidak ada kesadaran," jelas Lucky, Rabu (2/4/2025).

Menurut Lucky para pedagang mengambil kesempatan ketika para petugas Perumda libur lebaran baru mereka berjualan.

"Dorang cuma ambe kesempatan selama 2 hari libur Lebaran, kurang petugas," jelasnya.

Lucky menjelaskan para pedagang yang berjualan di depan pintu masuk tersebut memiliki lapak.

Namun sejumlah para pedagang ini selalu mencari kesempatan untuk berjualan di depan.

"Mereka punya lapak hanya selalu cari kesempatan, merusak sistem yang ada," tuturnya. (Fer)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.