ASDP Danau Toba Catat Angka Pergerakan Penumpang dan Kendaraan di Lintasan Ajibata -Ambarita Menurun
Randy P.F Hutagaol April 03, 2025 12:30 PM

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE -  ASDP mencatat penurunan angka pergerakan penumpang dan kendaraan pada lintasan Ajibata - Ambarita sejak dibandingkan tahun 2024 lalu.

Besaran persentase penurunan tersebut sekitar 29 persen. 

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Danau Toba Fauzie Akhmad menyampaikan secara detail angka kendaraan dan penumpang pada lintasan Ajibata - Ambarita sejak tanggal 21 hingga 30 Maret 2025.

"ASDP mencatat sebanyak 1.413 unit kendaraan roda empat dan 220 unit sepeda motor dengan total penumpang 7.205 orang menyeberang dari Ajibata menuju Samosir selama periode jelang libur Idul Fitri 1446 H. Terhitung sejak tanggal 21  hingga 30 Maret 2025," ujar Fauzie Akhmad, Rabu (3/4/2025).

Angka tersebut alami penurunan sebanyak 29 persen dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama. 

"Tahun lalu, ada sebayak 11809 unit kendaraan. Sementara jumlah penumpang juga mengalami penurunan sebesar 37 persen dari periode sebelumnya. Total penumpang pada saat itu sebanyak 10.146 orang," terangnya. 

Ia juga menambahkan, dari Pelabuhan Ambarita menuju Pelabuhan Ajibata, tercatat 861 unit kendaraan dan 130 unit sepeda motor dengan total penumpang 4.606 orang.

"Jumlah tersebut juga turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 1.515 unit kendaraan dan 8.624 penumpang. Baik dari jumlah kendaraan maupun jumlah orang yang menyeberang dan geliat berlibur tahun ini justru mengalami penurunan," lanjutnya.

Ditambahkan, meski mengalami penurunan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabag Danau Toba memastikan akan tetap menghadirkan layanan prima kepada pengguna jasa khususnya di lintasan Ajibata - Ambarita karena akan banyak wisatawan domestik yang mengunjungi Kawasan Danau Toba.

"Lintasan Ajibata-Ambarita yang masuk dalam pantauan nasional diperkirakan cukup ramai hingga H+5 mendatang menyusul banyak masyarakat yang akan memanfaatkan momen libur lebaran 2025 berlibur ke Samosir," sebutnya.

Sementara salah seorang wisatawan asal Medan menyampaikan, lebaran tahun ini meninggalkan jejak yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Meski menjadi momen yang dinanti oleh jutaan masyarakat, geliat berlibur tahun ini justru mengalami penurunan signifikan.

"Penurunan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan sinyal ekonomi yang tak bisa diabaikan begitu saja dan penurunan ini menjadi anomali karena dalam satu dekade terakhir tren jumlah wisatawan ke Samosir meningkat setiap tahun, kecuali saat pandemi," terang Darmawan, seorang pengunjung asal Medan.

"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah se-Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba harus bijak dalam menyikapi penurunan wisatawan ke Kawasan Danau Toba ini," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.