BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ditengah suasana libur Lebaran 2025, para petugas TPS3R Kayu Bulan, Kota Banjarmasin justru sibuk berjibaku dengan sampah.
Sejak pagi, mereka sudah harus bersentuhan dengan sampah yang datang dari masyarakat di Kelurahan Sungai Andai.
Selama darurat sampah di Kota Banjarmasin, beban kerja mereka bertambah. Mereka bergelut dengan sampah yang berbau dan terlihat kotor, Kamis (3/4/25) Pukul 10.20 Wita
Terletak di tengah pemukiman warga, TPS3R Kayu Bulan cukup membantu mengurangi volume sampah sebelum dibuang ke TPA Banjarbakula.
Di lokasi TPS3R terdapat satu bak sampah hijau yang biasa diangkut oleh truk sampah.
Sama seperti TPS3R lainnya. TPS3R Kayu Bulan juga melakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Sisa sampah yang tidak dapat diolah akan dibuang ke TPA Banjarbakula.
Sampah-sampah yang tidak bisa diolah akan dimuat ke dalam bak hijau yang biasa diangkut truk. Kemudian truk akan membawa bak bermuatan sampah tersebut ke TPA Banjarbakula.
Menurut Sapri pengawas TPS3R Kelurahan Sungai Andai, Volume sampah yang dihasilkan dari kelurahan Sungai Andai cukup besar. Ia memperkirakan ada sekitar 16 ton sampah perharinya.
"Kurang lebih 16 ton Sungai Andai aja, data lengkapnya bisa minta ke DLH" ucap Sapri.
Sapri mengatakan ada rencana penambahan TPS3R di Kelurahan Sungai Andai untuk menampung dan mengolah sampah kelurahan Sungai Andai.
"Ada dua aja, tapi rencana akan ada penambahan" kata Sapri. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)