Kondisi Terkini Gunung Gede Usai Sempat Semburkan Gempa Vulkanik 21 Kali Hingga Ditutup Untuk Umum
Joanita Ary April 03, 2025 04:31 PM

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta - Usai mengalami mengalami 21 kali gempa vulkanik dalam (Volcanic A-type) pada 1 April 2025, aktivitas kawah Gunung Gede terpantau normal atau berada di Level 1 pada Kamis (3/4/2025).

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunungapi Gede KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG, tidak teramati kejadian kegempaan vulkanik atau nihil.

"Terpantau satu kali tornillo dengan amplitudo 2 milimeter dan durasi 19 detik, serta satu kali tektonik jauh dengan amplitudo 49 milimeter, S-P 15 detik, dan durasi 150 detik," tutur Deni kepada Kompas.com melalui pesan tertulis.

Kemudian seperti dilansir dari Kompas.com, Deni menjelaskan bahwa asap kawah tidak teramati karena kondisi kabut yang bervariasi antara 0-I hingga 0-III, sementara hujan ringan terjadi satu kali.

Dan secara meteorologis, kondisi cuaca di gunung setinggi 2.958 mdpl tersebut terpantau cerah, berawan, dan hujan.

"Angin bertiup lemah ke arah tengara. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 28 derajat Celsius," tambahnya.

Meskipun aktivitas kawah terpantau normal, namun menurut Deni sebaiknya masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang menuruni, mendekati, serta bermalam di Kawah Gunung Gede dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon.

Sebelumnya, Balai Besar TNGGP telah menutup sementara kegiatan pendakian mulai Kamis (3/4/2025) hingga 7 April 2025 atau hingga ada informasi lebih lanjut berdasarkan hasil pemantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Penutupan ini dilakukan menyusul peningkatan aktivitas gempa vulkanik di Kawah Gunung Gede, yang berpotensi menimbulkan bahaya berupa letusan freatik maupun gas gunung api di sekitar kawah.

 

 

 

 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.