TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Terdata selama libur panjang hari raya Idhul Fitri 1446 H, pergerakan volume lalulintas di jalan bebas hambatan atau ruas jalan tol Kayuagung – Palembang (Kapal) meningkat 100 persen dari biasanya.
Sejak dimulai sampai berakhirnya libur panjang untuk kendaraan yang melintas berjumlah 147.871 unit kendaraan.
Dimana jenis kendaraan didominasi oleh mobil pribadi yang berasal dari Lampung menuju ke Palembang.
Dikatakan Direktur Utama Waskita Tol Road, Daniel Fitzgerald Liman menyebut puncak arus mudik telah terjadi ditanggal 21 - 25 Maret 2025 dengan sekitar 73.159 kendaraan.
"Kami mencatat peningkatan trafik kendaraan yang memasuki jalan tol Kayuagung - Palembang mencapai 147.871 kendaraan atau meningkat 100 persen dari biasanya," kata Daniel melalui pesan singkat pada Kamis (3/5/2025) siang.
Menurutnya, dalam memastikan jalan tol Kapal dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat selama pelaksanaan arus mudik dan balik Idhul Fitri 1446 Hijriah.
Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan jalan tol Kapal sepanjang 42,5KM ini, sehingga mempersingkat waktu tempuh pemudik dari gerbang tol (GT) Kramasan menuju Palembang ataupun sebaliknya.
"Manfaat dan kenyamanan sudah dirasakan para pengguna jalan tol Kapal saat libur lebaran merupakan dampak positif dari dukungan pemerintah yang diberikan melalui penyertaan modal negara (PMN) yang disalurkan demi kepentingan masyarakat luas," ujarnya.
Dimana sebagai bentuk perhatian pemerintah, tanggal 14 Maret 2025 lalu, Menteri Pekerjaan Umum telah melakukan peninjauan langsung di ruas Kapal memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi lonjakan arus kendaraan saat mudik lebaran
"Berkat adanya dukungan dari pemerintah, jalan tol Kayuagung – Palembang dapat dinikmati warga
dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas guna mendukung kelancaran transportasi diruas trans sumatera," sambungnya.
Dikatakan lebih lanjut, rencananya pada tahun 2025 ini akan dilakukan peningkatan struktur jalan tol Kapal.
Dikarenakan karakteristik ruas trans sumatera banyak dilalui kendaraan non-golongan I (mobil pribadi) dan dominan truk gandar 2, 3, dan 4.
"Maka dari itu diharapkan dapat mengakomodasi pelayanan truk logistik secara maksimal dan dapat menambah keamanan kenyamanan semua pengguna jalan tol Kayuagung - Palembang," urainya
Selain itu, sejalan dengan arahan presiden terkait pengamanan arus pada saat lebaran 2025, pihaknya juga telah bekerja sama dengan kepolisian, dinas perhubungan dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran dan keamanan di sepanjang jalur tol.
"Tentunya langkah pengamanan yang telah diterapkan mencakup peningkatan petugas di lapangan, pengawasan lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan dan upaya berkelanjutan dalam menjaga kondisi tol tetap optimal seperti pemeliharaan secara intensif untuk memastikan bebas dari lubang (zero pothole)," paparnya.
Ditambahkan oleh Direktur Utama Waskita Sriwijaya Tol, Achmad Jofimar Ali berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol, selama periode arus mudik dan balik lebaran di tol sepanjang 42,5 km menjadi jalur strategis yang menghubungkan Kramasan dengan Palembang.
"Kami telah menyiapkan tim sapu lubang yang siaga 24 jam untuk memastikan kondisi jalan tol tetap optimal, peningkatan petugas dan fasilitas jalan tol,"
"Kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol selalu menjadi prioritas utama kami." pungkasnya.