Gagal Rampas Tas Mahasiswi di Banjarbaru, Pria Misterius Tewas Tabrak Beton
Budi Arif Rahman Hakim April 04, 2025 12:31 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seorang pria yang tak diketahui identitasnya, tewas mengenaskan usai menabrak tempat duduk permanen terbuat dari beton di Jalan Guntung Damar, RT 12, RW 03, Kelurahan Guntungpayung, Kecamatan Landasanulin, Kota Banjarbaru. 

Informasi diterima BPost, Kamis (3/4/2025), peristiwa tersebut terjadi Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 23.45 Wita. 

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kapolsek Lianganggang, Kompol Imam Suryana saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Awalnya, Polsek Lianganggang mendapat informasi adanya orang diduga pelaku begal yang dikejar warga di Jalan Guntung Damar RT 12 RW 03 Kelurahan Guntungpayung, Kecamatan Landasanulin, Kota Banjarbaru," ujarnya. 

Kompol Imam mengatakan, pascamenerima informasi tersebut, pihak anggota Polsek langsung menuju TKP untuk melakukan penelusuran.

"Saat tiba di TKP, memang ditemukan adanya orang diduga pelaku begal yang dikejar warga dan yang bersangkutan melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi," jelasnya. 

Imam mengatakan, karena mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, pria misterius ini pun menabrak tempat duduk yang terbuat dari beton tepatnya di depan Musala Raudatul Jannah.

"Anggota Polsek selanjutnya mendatangi TKP, dan ternyata benar ditemukan seseorang yang sudah tergeletak dengan posisi tertelentang dengan luka pada bagian belakang kepala dan kendaraan yang digunakan ada disampingnya, dan setelah dicek orang tersebut sudah meninggal dunia," ujarnya. 

Ia mengatakan, untuk korban yang diduga dibegal ini seorang mahasiswi atas nama KA, warga kelahiran Banjarmasin yang saat ini beralamat di Kompleks Bhakti Lestari, Barito Kuala.

"Menurut keterangan korban yang dibegal sekitar jam 22.00 Wita , pada waktu korban pulang dari kuliah kemudian korban merasa curiga ada yang membuntuti dari belakang menggunakan sepeda motor," ujarnya. 

Merasa diikuti seseorang, kata Kapolsek, korban lalu langsung memacu sepeda motornya dengan kecepatan cepat. 

"Korban sempat meminta tolong kepada salah satu warga karena tas korban sempat ditarik oleh pelaku sehingga tas korban putus dan masih dalam penguasaan korban, kemudian korban berhenti di salah satu rumah warga untuk meminta tolong," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa mendengar korban minta tolong kepada warga kemudian pelaku merasa ketakutan karena ketahuan warga, selanjutnya pelaku langsung melarikan diri dengan mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi. 

"Dan akhirnya diduga pelaku begal hilang kendali saat mengendarai sepeda motornya kemudian menabrak tempat duduk yang terbuat dari beton di depan Musala Raudatul Jannah, sehingga pelaku terjatuh dan mengalami pendarahan di bagian belakang kepala dan meninggal dunia di tempat," ujarnya. 

Ia mengatakan Mr X sudah dilakukan Identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Banjarbaru. 

"Barang bukti yang diamankan berupa satu Unit Sepeda motor jenis Yamaha Xabre warna hitam tanpa nopol, satu pasang sendal warna biru merek Dua Kaki, satu buah potongan tali tas warna hitam bekas tarikan," bebernya.

Kapolsek mengakui bahwa terduga pelaku begal tidak ditemukan identitas yang melekat dan setelah dilakukan identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Banjarbaru bahwa pelaku begal yang meninggal dunia trauma tumpul pada bagian kepala. 

"Selanjutnya jenazah Mr X dibawa ke RSUD Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum et-repertum. Untuk saat ini diduga pelaku masih di ruang mayat RSUD Banjarbaru sambil menunggu informasi dari warga masyarakat untuk mengenalinya," pungkasnya. (nan) 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.