Kata Siapa Olahraga Seminggu Sekali Nggak Ngaruh? Efeknya Sebesar Ini untuk Mental
GH News April 05, 2025 04:05 PM

Peneliti Yangzhou University China dan Waseda University Jepang meneliti data kesehatan dari 13.740 orang dewasa di AS. Mereka membagi peserta dalam empat kategori yaitu kelompok tidak aktif, kurang aktif, aktif teratur (minimal 3 kali seminggu), dan satu atau dua sesi per minggu.

Dibanding dengan kelompok yang tidak aktif, semua kelompok lain menunjukkan tingkat kecemasan yang lebih rendah. Uniknya, kelompok 'weekend warrior' (sebutan untuk orang-orang yang hanya berolahraga di akhir pekan) menunjukkan perbedaan paling besar, yaitu 35 persen.

"Intervensi aktivitas fisik telah muncul sebagai strategi terapi yang layak dan berbasis bukti untuk mengurangi gejala gangguan kecemasan," tulis peneliti dikutip dari Science Alert, Sabtu (5/4/2025).

"Pola 'weekend warrior' dapat menjadi alternatif yang hemat waktu dan meningkatkan kesehatan bagi individu yang mencari manfaat dari aktivitas fisik di tengah keterbatasan gaya hidup yang sibuk," sambungnya.

Penemuan ini melengkapi apa yang sudah diketahui soal manfaat olahraga untuk kesehatan fisik dan mental. Ini menambahkan detail penting bahwa berolahraga hanya di akhir pekan pun juga memberikan manfaat yang besar untuk tubuh.

Hal unik lainnya adalah penurunan kecemasan paling banyak terjadi pada pengidap diabetes dan orang berpenghasilan rendah. Tidak jelas mengapa demikian, tapi ini bisa menjadi bahan penelitian lanjutan.

"Bagi individu yang tidak dapat berolahraga secara konsisten sepanjang minggu, pola weekend warrior menawarkan alternatif praktis untuk mengurangi risiko kecemasan, terutama di antara mereka yang berpenghasilan rendah atau diabetes," tulis para peneliti.

Tetap Memberikan Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard pada 2023 menunjukkan olahraga yang dilakukan 'weekend warrior' memiliki efek yang sama besar seperti olahraga harian.

Peneliti menganalisis data kesehatan dan aktivitas fisik dari hampir 90 ribu orang dengan usia rata-rata 62 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kategori yaitu olahraga sepanjang pekan olahraga satu atau dua kali seminggu, dan tidak olahraga sama sekali.

Setelah dipantau selama 6 tahun, 'weekend warrior' memiliki risiko serangan jantung 27 persen lebih rendah, gagal jantung 38 persen lebih rendah, hingga stroke 21 persen lebih rendah.




© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.