SURYAMALANG.COM, - Simak berita Arema FC hari ini populer Minggu (6/4/2025) tentang harga sewa Stadion Kanjuruhan Malang.
Khusus untuk Arema FC, tarifnya berbeda namun Pemkab Malang juga mempersilahkan siapa saja menyewa Stadion Kanjuruhan.
Tidak hanya itu, proses Arema FC untuk menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai arena bertanding sisa satu langkah lagi.
Berikut berita Arema FC hari ini selengkapnya:
1. Biaya Pemeliharaan Stadion Kanjuruhan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah menentukan harga tarif sewa Stadion Kanjuruhan Malang yang telah selesai dibangun dan diresmikan.
Klub Arema FC yang dipastikan kembali berkandang di Stadion Kanjuruhan mulai sepakat dengan nilai harga sewa.
Saat ini, masa pemeliharaan pasca-pembangunan sepenuhnya masih ditanggung oleh Kementerian PUPR hingga 15 Desember 2025.
Nantinya, Pemkab Malang yang akan kembali mengelola stadion berkapasitas 21.600 tempat duduk ini.
Meski begitu, Pemkab Malang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mulai menghitung biaya pemeliharaan untuk Stadion Kanjuruhan.
Dispora memperkirakan, biaya pemeliharaan dalam satu bulan berkisar di angka Rp 80 Juta.
Biaya tersebut hanya untuk Stadion Kanjuruhan saja, yang meliputi rumput stadion, perawatan lampu, kursi, kebersihan dan fasilitas penunjang lainnya.
"Kemungkinan untuk saat ini masih kisaran Rp 80 juga per bulan," kata Kepala Dispora Kabupaten Malang, M Hidayat saat ditemui Suryamalang sebelum Lebaran 2025 kemarin.
"Paling banyak nanti di rumput, itu mencapai Rp 30 juta, lalu lampu dan semua kebersihan," imbuhnya.
Untuk menutup biaya pemeliharaan ini, Dispora berharap ada pihak lain yang mau menyewa Stadion Kanjuruhan.
2. Harga Sewa untuk Arema FC
Untuk saat ini, Arema FC menjadi klub Liga 1 yang berpeluang besar menyewa Stadion Kanjuruhan.
Kepala Dispora Kabupaten Malang, M Hidayat mengatakan biaya sewanya akan menyesuaikan Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah.
"Sejauh ini yang paling dekat ya Arema FC yang nanti akan menyewa" kata Hidayat.
"Biaya sewanya nanti mungkin kisaran di angka Rp 60-70 juta," lanjutnya.
"Itu berlaku untuk satu kali event," ucap Hidayat.
Angka tersebut kata Hidayat belum termasuk penyewaan genset dan lampu stadion.
Apabila pertandingan digelar pada malam hari, nantinya akan ada biaya tambahan.
"Nanti kami akan lihat kemampuan Arema karena Arema masih mau bangkit," terangnya.
"Kalau kami terlalu ini kan (tinggi nilainya) kasihan karena Arema ini butuh support penuh dari Aremania untuk mengembangkan citranya," jelas Hidayat.
Selain itu, untuk menutupi biaya pemeliharaan nanti, Pemkab Malang juga mengandalkan sektor sewa bedak atau tempat di area Stadion Kanjuruhan.
Pemkab Malang juga mempersilahkan siapa saja menyewa Stadion Kanjuruhan selain Arema FC.
Baik itu tim dari Liga 1 lain, maupun tim lokal Malang yang ingin menggunakan Stadion Kanjuruhan bisa menyewa bisa dipakai untuk pertandingan maupun hanya latihan.
"Semua fasilitas sudah kami penuhi di Stadion Kanjuruhan ini," terang Hidayat.
"Siapapun boleh menyewanya, silahkan," sambungnya.
"Tinggal nanti kami menunggu risk assessment saja untuk dapat digunakan sebagai pertandingan Liga 1," tukas Hidayat
3. Selangkah Lagi Bisa Dipakai Tanding
Saat ini, proses pulangnya Arema FC ke Stadion Kanjuruhan tinggal selangkah lagi yakni tahap MoU dengan Pemkab Malang sebagai pemilik Stadion.
Selain itu, risk assessment juga akan dilakukan oleh Mabes Polri dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Hal ini dilakukan, guna memastikan Stadion Kanjuruhan bisa dipakai untuk menggelar kompetisi Liga 1.
Pihak Arema FC menyambut baik Pemkab Malang yang sudah membuka pintu selebar-lebarnya kepada Singo Edan untuk kembali bermain di Stadion Kanjuruhan.
Rencananya, Arema FC akan memakai Stadion Kanjuruhan Malang pada 24 April 2025 mendatang saat menghadapi Madura United.
Hal tersebut juga masih menunggu hasil risk assessment yang akan dilakukan oleh Mabes Polri dan PT LIB pada 8 April 2025 nanti.
"Kami bersyukur karena sudah diberikan lampu hijau oleh Pemkab Malang dan juga dikasih latihan gratis kemarin," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
"Sekarang kami hanya tinggal MoU saja," jelasnya.
Arema FC optimis, Stadion Kanjuruhan nanti dapat dipakai oleh Arema FC setelah melalui risk assessment.
Setelah Pemkab Malang telah melengkapi sejumlah fasilitas, yang menjadi poin penilaian dari risk assessment nanti.
"Lampu, rumput sekarang sudah semuanya," kata Yusrinal.
"Lalu dari segi perlengkapan Dispora juga sudah melengkapi," sambungnya.
"Karena seperti meja, kursi ini berpengaruh pada penilaian," lanjutnya.
"Kami optimis dapat kembali lagi ke Stadion Kanjuruhan," tandas Yusrinal.
(Reporter suryamalang/Rifky Edgar)